Kamis, 7 Mei 2026

Ramadhan

Puasa Ramadan dan Tips Kuat Puasa Sehari Penuh, Konsumsi Makanan ini Saat Sahur

Konsumsi makanan yang tepat ketika sahur sangat mungkin membuat kenyang tahan lebih lama dan kuat berpuasa

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Tribunnews.com
Ilustrasi Puasa 

Konsumsi makanan yang tepat ketika sahur sangat mungkin membuat kenyang tahan lebih lama dan kuat berpuasa

SERAMBINEWS.COM - Puasa di bulan suci Ramadhan adalah kewajiban bagi ummat islam.

Berikut niat puasa ramadan dan tips kuat puasa, yakni dengan cara mengkonsumsi beberapa jenis makanan dan minuman tertentu saat sahur.

Untuk mempersiapkan bulan Ramadhan, pemilihan sahur yang baik bisa menjadi salah satu kunci keberhasilan umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa.

Konsumsi makanan yang tepat ketika sahur sangat mungkin membuat kenyang tahan lebih lama dan kuat berpuasa seharian penuh.

Berikut ini beberapa tips yang bisa menjadi rujukan mengenai menu sahur yang baik, melansir dari dalam artikel 'Simak Tips Pemilihan Sahur yang Baik Agar Lancar Berpuasa Seharian Saat Bulan Ramadhan'.

Baca juga: Nissa Sabyan & Ayus Tiba-tiba Didoakan Ustaz Zacky Mirza, Benarkah Ada Pernikahan Siri?

Baca juga: Kumpulan 8 Resep Kreasi Risoles Untuk Camilan Buka Puasa, Ada Isi Sayur, Daging, Hingga Jagung Mayo

Baca juga: VIDEO - Es Pink, Menu Berbuka Puasa Idola di Kota Lhokseumawe

1. Asupan Cairan yang Cukup

Saat makan sahur, pastikan untuk mendapat asupan ciran yang cukup agar tubuh tetap terhindrasi meski sedang berpuasa.

Caranya, bisa dengan bangun sahur lebih awal dan meminum air putih sebanyak 1 gelas.

Kemudian, makan sahur pada akhir waktu lalu minum 1 gelas air lagi.

Air itu bisa berupa air mineral, sari buah atau jus.

Makan sahur dengan aneka sup atau masakan berkuah juga bisa jadi solusi untuk memenuhi cairan tubuh.

2. Konsumsi Karbohidrat Kompleks dan Sehat

Mengonsumsi makanan berkarbohidrat dapat menimbulkan efek kenyang lebih lama.

Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrta kompleks dan makanan serat tinggi.

Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks sekaligus tinggi serat, yakni nasi merah dan roti gandum.

Konsumsi makanan tinggi serat juga dapat mengatur pelepasan energi secara perlahan.

3. Komposisi Nutrisi

Komponen nutrisi juga perlu diperhatikan saat sahur, yakni menu yang meliputi semua vitamin, mineral dan zat gizi lainnya.

Jadi, selain nasi dan sayuran, sebaiknya juga mengonsumsi daging atau penggantinya seperti tahu, tempe, dan susu saat makan sahur.

4. Buah dan Sayur

Sayuran dan buah-buahan juga patut dikonsumsi sebagai menu sahur.

Resep masakan seperti tumis sayuran, sup sayuran dan sejenisnya sangat baik untuk dikonsumsi.

Selain itu, buah-buahan juga sangat penting untuk turut dikonsumsi karena kaya akan asupan vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh.

Buah-buahan tersebut bisa dikonsumsi secara utuh atau bisa diolah menjadi jus atau smoothies.

5. Makan Makanan Kaya Protein

Protein sangat diperlukan tubuh saat berpuasa karena bisa berperan sebagai cadangan energi.

Makanan kaya protein layak dijadikan pilihan utama saat mebuat menu sahur yang baik karena bisa memberikan energi secara konstan.

Ketika mengonsumsi protein, tubuh akan memecahnya menjadi asam amino yang diperlukan oleh otot dan darah.

Beberapa makanan sumber protein, di antaranya yakni daging, telur, ikan, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

6. Makanan Kaya Zat Besi

Selama berpuasa, tubuh akan kekurangan zat besi secara signifikan, hal ini harus diantisipasi terutama bagi orang dengan riwayat penyakit anemia atau kurang darah.

Oleh karena itu, bagi siapa saja sangat baik untuk mengonsumsi makanan-makanan sumber zat besi tinggi, seperti hati ayam, sayur bayam, dan sayur daun singkong.

7. Asupan Magnesium dan Potassium

Mineral penting lainnya yang perlu dicukupi tubuh saat berpuasa adalah magnesium dan potassium.

Magnesium diketahui bermanfaat seperti protein yang menawarkan cadangan energi secara bekesinambungan.

Untuk memenuhi kebutuhan magnesium dan kalium, bisa mengonsumsi buah jeruk dan pisang.

8. Konsumsi Susu

Saat sahur, bisa mengonsumsi produk susu yang menawarkan tanpa lemak demi manfaat optimal.

Selain itu, susu nabati seperti susu kedelai yang kaya akan protein juga bisa menjadi pilihan.

Melansir Halodoc, meski mengandung banyak zat yang dibutuhkan, susu tidak disarankan untuk dikonsumsi sendirian.

Apalagi sebagai menu sahur utama. Karena jumlah kandungan nutrisi yang ada dalam susu tidak memenuhi kebutuhan tubuh.

Sebaiknya makan sahur diisi dengan menu yang sehat dan seimbang serta memiliki seluruh zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

Mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Pilih jenis makanan yang tinggi kalsium dan protein, seperti sayur-sayuran, daging sapi, tahu, tempe, ikan, dan kacang-kacangan.

Baru setelah itu lengkapi makan sahur dengan segelas susu hangat. Artinya, hindari kebiasaan hanya minum satu gelas susu saat sahur.

Apalagi sampai melewatkan makan sahur, karena hal tersebut malah bisa memicu masalah.

Bacaan niat puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala.”

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Niat Puasa Ramadan dan Tips Kuat Puasa Sehari Penuh, Konsumsi Jenis Makanan ini Saat Sahur, 

Berita terkait lainnya

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved