Berita Bener Meriah
Solar Subdisi Langka di SPBU Bener Meriah, Angkutan Harus Antri Berjam-jam, Begini Reaksi Organda
Menurutnya, akibat kelangkaan BBM jenis solar itu memaksa truk dan mobil angkutan penumpang harus rela antri berjam-jam di SPBU.
Penulis: Budi Fatria | Editor: Saifullah
Laporan Budi Fatria | Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bener Meriah, Syahruddin mengkritisi terkait kelangkaan BBM jenis solar subsidi di kabupaten tersebut.
Menurutnya, akibat kelangkaan BBM jenis solar itu memaksa truk dan mobil angkutan penumpang harus rela antri berjam-jam di SPBU.
“Kami pelaku jasa angkutan umum cukup dirugikan karena setiap hari harus rela antri panjang di SPBU, habis waktu kami untuk pengisian minyak,” keluhnya.
Terkait hal ini, salah seorang pengelola SPBU di Bener Meriah yang dikonfirmasi Serambinews.com mengaku, selama ini memang ada kekurangan pasokan BBM jenis Pertalite dan solar subsidi sehingga terjadi kelangkaan.
“Kebutuhannya banyak, sedangkan pasokan Pertalite setiap hari hanya sebanyak 8-16 ton, ini masih kurang,” ujar salah satu pengelola SPBU yang tidak mau disebut namanya.
Baca juga: Premium Tak Dijual Lagi, Antre Solar Banyak Truk Bahan Pokok Tersangkut di SPBU
Terkait kelangkaan solar, ia menjelaskan, saat ini memang masih ada antrian kendaraan, namun tidak sebanyak sebelumnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/antre-bio-solar-di-langsa.jpg)