Internasional
AS Tuduh Pasukan Rusia Sengaja Membunuh, Menyiksa dan Memperkosa Wanita Ukraina
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menuduh pasukan Rusia dengan sengaja membunuh, menyiksa dan memperkosa wanita Ukraina.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menuduh pasukan Rusia dengan sengaja membunuh, menyiksa dan memperkosa wanita Ukraina.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Rabu (6/4/2022) mengatakan gambar-gambar dari Kota Bucha mengungkapkan kesadisan pasukan Rusia.
"Bukan tindakan acak dari unit jahat tetapi kampanye yang disengaja melakukan kekejaman," ujar Blinken, seperti dilansir AP.
Dia mengatakan laporan kekejaman itu lebih dari kredibel dan AS bersama negara-negara lain akan berusaha meminta pertanggungjawaban pelakunya.
“Bukan manusia yang melakukan ini,” kata Angelica Chernomor, seorang pengungsi dari Kiev yang menyeberang ke Polandia dengan dua anaknya, dan telah melihat foto-foto dari Bucha.
Baca juga: Gedung Putih Siapkan Lagi Sanksi Baru ke Rusia, Pambantaian Warga Bucha Tidak Dapat Diterima
“Bahkan jika orang hidup di bawah rezim totaliter, mereka harus mempertahankan perasaan, martabat, tetapi tidak bisa," tambahnya.
Chernomor, termasuk di antara lebih dari 4 juta warga Ukraina yang melarikan diri dari negara itu setelah invasi Rusia pada 24 Februari 2022.
Rusia telah menolak tuduhan serupa melawan kekuatannya di masa lalu.
Kremlin menuduh musuhnya memalsukan foto dan video dan menggunakan apa yang disebut sebagai provokasi.(*)