Selasa, 5 Mei 2026

Internasional

Putin Marah, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi ke Putrinya, Jet Tempur Bombardir Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin meluapkan kemarahan atas sanksi dijatuhkan kepada putrinya dan seluruh perbankan negaranya.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Sebuah bangunan tempat tinggal yang hancur di kota Borodianka, baratlaut Kiev, Ukraina hancur seusai dibombardir jet tempur Rusia pada Rabu (6/4/2022). 

SERAMBINEWS. COM, MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin meluapkan kemarahan atas sanksi dijatuhkan kepada putrinya dan seluruh perbankan negaranya.

Putin langusng memerintahkan pasukan Rusia membombardir kota-kota di Ukraina dengan serangan udara dan darat.

Keputusan itu diambil Putin, setelah Amerika Serikat memberlakukan lebih banyak sanksi kepada negaranya, teruama putrinya pada Rabu (6/4/2022).

AS menilai Rusia melakukan pembunuhan warga sipil yang secara luas di Kota Bucha, pinggiran Ibu Kota Kiev, seperti dilansir AP, Kamis (7/4/2022).

Rusia mendapat kecaman keras, bahkan dituding telah melakukan kejahatan perang.

Presiden Ukraina juga mendesak tanggapan Barat yang tegas di tengah perpecahan di Uni Eropa.

Baca juga: Amerika Serikat Takut Gunakan Kekuatan Militer ke Ukraina, Lebih Pilih Sanksi Keras ke Rusia

Invasi Rusia selama 42 hari telah memaksa lebih dari 4 juta orang melarikan diri ke luar negeri.

Bahkan, telah membunuh atau melukai ribuan warga Ukraina, sehingga seperempat populasi kehilangan tempat tinggal.

Sehingga, mengubah seluruh kota menjadi puing-puing dan mendorong banyak pembatasan Barat pada elit Rusia dan ekonomi.

Langkah-langkah baru yang diumumkan oleh Washington termasuk sanksi terhadap dua putri dewasa Presiden Vladimir Putin.

Hanya berselang beberapa hari setelah penemuan suram warga sipil ditembak mati dari jarak dekat di Bucha, utara Kiev, ketika direbut kembali dari pasukan Rusia.

"Kami akan terus meningkatkan biaya ekonomi dan meningkatkan rasa sakit bagi Putin, dan selanjutnya meningkatkan isolasi ekonomi Rusia," kata Presiden AS Joe Biden.

Baca juga: Pencabutan Sanksi ke Rusia Bukanlah Sebuah Permainan, Tergantung Sikap Presiden Ukraina

Amerika Serikat ingin Rusia dikeluarkan dari forum G20, dan akan memboikot sejumlah pertemuan G20 di Indonesia jika pejabat Rusia muncul, menurut Menteri Keuangan Janet Yellen.

Tetapi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik beberapa orang di Barat.

Dia mengatakan tidak bisa mentolerir keragu-raguan apapun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved