Ditegur Guru karena Ketahuan Makan di Bulan Puasa, Siswa SMP di Riau Nekat Bakar Sekolah
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, peristiwa pembakaran dilakukan oleh pelaku di sekolahnya di SMPN 1 Kuantan Hilir.
SERAMBINEWS.COM, PEKANBARU - Dendam gara-gara dimarahi oleh guru, seorang pelajar SMP di Kabupaten Kuansing, Riau nekat membakar ruang kelas di sekolahnya.
Tidak hanya itu, pelajar laki-laki berinisial AW (15) itu juga nekat hendak menyiram bensin pada guru yang menegurnya itu.
Awalnya, pelaku AW tepergok sedang makan di dalam kelas.
Guru yang memergoki pelaku, Asman lalu menegur pelaku.
"Gurunya bilang 'seenak perut kau saja di sekolah ini, lebih baik kau tak sekolah, pulang sajalah'
AW kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Baca juga: China Ciptakan Jubah Tembus Pandang untuk Sembunyikan Peralatan Militer dari Radar Satelit Mata-mata
Baca juga: Ayah Pergoki Anak & 2 Temannya Rudapaksa Gadis, Bukannya Marah, Eh si Ayah Malah Ikutan Merudapaksa
Baca juga: Aurel Hermansyah Kena Body Shaming, Apa Itu? Begini 6 Cara Menghadapi Body Shaming di Media Sosial
Baca juga: Pengungsi Suriah, Zack Tahhan, Membantu Menangkap Tersangka Penembakan di Brookyn, Ini Kisahnya
Berdasarkan hasil pendalaman polisi terungkap, selain motif tak terima ditegur gurunya karena makan di kelas pada saat bulan puasa.
Pelajar laki-laki berinisial AW (15) itu melakukan aksi pembakaran karena terinspirasi film action.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, peristiwa pembakaran dilakukan oleh pelaku di sekolahnya di SMPN 1 Kuantan Hilir, Rabu (13/4/2022).
"Jadi pelaku AW membakar ruangan kelas dengan cara dia menyiapkan obat nyamuk bakar, dia beli bahan bakar pertalite, kemudian dia sulut di dalam kelas. Sehingga timbul kebakaran," katanya, Jumat (15/4/2022).
Disebutkan Sunarto, aksi yang dilakukan AW ini terekam CCTV sekolah.
Sehingga polisi dengan mudah melakukan identifikasi dan mengamankannya.
Kabid Humas mengungkapkan, motif pelaku yaitu kesal karena ditegur gurunya.
Pelaku ditegur karena kedapatan makan di dalam kelas.
Atas teguran itu, pelaku merasa dendam.
Kemudian pada malam harinya, pelaku menonton film action yang menampilkan adegan pembakaran gedung.
"Yang bersangkutan terinsipirasi dari situ. Kemudian besoknya dia lakukan imajinasinya dari film itu dan membakar kelasnya," tutur Sunarto.
Akibat aksi ini diterangkan Sunarto, benda di dalam kelas seperti bangku terbakar.
Beruntung api tidak sampai membesar dan melahap bangunan gedung sekolah.
Baca juga: Pria Ini Tiba-tiba Bersujud di Depan Mobil, Alasan Dibaliknya Membuat Semua Orang Terenyuh
Baca juga: Kapal Perang Rusia Moskow Dihantam Rudal Ukraina dan Meledak
Baca juga: Biasanya Garang, Ramzan Kadyrov Tiba-tiba Tersentuh oleh Sikap Indonesia: Saya Berterimakasih
Dilansir dari Kompas.com, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Kuansing, AKP Boy Marudut Tua menambahkan saat berada di dalam ruang guru untuk ditanyai, AW tiba-tiba keluar.
Ia mengambil botol bekas minuman di tong sampah, lalu diisi dengan bensin.
Pelaku mencari guru yang menegurnya.
Setelah ditemukan, pelaku menyiramkan bensin kepada kepada gurunya.
"Pada saat pelaku mengambil korek api dari dalam sakunya, gurunya melarikan diri ke ruang guru dan sembunyi di dalam ruangan Bimbingan Konseling. Pelaku pun tak bisa masuk," kata Boy.
Melihat kejadian itu, guru lainnya berusaha mengamankan AW.
Bahkan, guru melaporkan AW ke polisi agar mempertanggungjawabkan perbuatannya.
AW diancam Pasal 187 KUHP UU 11 Tahun Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak.(*)
Baca juga: VIDEO Utang Indonesia Tembus Rp 7 000 Triliun, Ekonom Sebut Indonesia Tak Akan Seperti Sri Langka
Baca juga: VIDEO - Kisah Wanita Dulu Jadi Majikan, Kini Kerja Sama Mantan Sopir Setelah Suami Jatuh Miskin
Baca juga: VIDEO Kesaksian Imam Mesjid Al-Aqsha Terkait Penyerangan Pasukan Israel Terhadap Ribuan Jamaah
Baca juga: VIDEO - Unik, Nikahi 3 Wanita, Pria Ini Malah Diberi Mahar Tiap Istrinya dari Tabungan Mereka
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Dendam Gara-gara Ditegur Guru, Siswa SMP di Kuansung Riau Bakar Sekolah, Kini Jadi Tersangka