Video
VIDEO Pelihara 124 Jenis Ular, Nyawa Pria Ini Justru Berakhir Mengenaskan Diserang Ular Berbisa
Pria yang dikenal suka memelihara bermacam ular ini ditemukan tewas di rumahnya usai diserang ular berbisa secara ‘tak sengaja’.
SERAMBINEWS.COM - Sungguh tragis apa kejadian dialami seorang pria bernama David Riston (49).
Pria yang dikenal suka memelihara bermacam ular ini ditemukan tewas di rumahnya usai diserang ular berbisa secara ‘tak sengaja’.
Setidaknya, terdapat 124 jenis ular dari mulai yang beracun dan tak beracun dipelihara David di rumahnya.
Namun siapa sangka, ia harus meregang nyawa karena ular-ularnya itu.
Peristiwa ini terjadi di Negara Bagian Maryland, Amerika Serikat pada Januari 2022 lalu.
Kala itu, pejabat berwenang menyebut bahwa pria bernama David Riston, bukan meninggal karena diserang ular berbisa.
Namun baru pada Rabu (13/4/2022) pejabat setempat merilis hasil autopsi penyebab kematian David.
Kantor pemeriksa medis negara bagian itu memutuskan bahwa kematian David Riston adalah kecelakaan yang ‘tak disengaja’.
Mereka menyebut kematiannya disebabkan oleh serangan ular berbisa yang dipeliharanya.
Baca juga: Kehidupan Anak-anak Suku Vadi di India, Mampu Menaklukkan Ular Berbisa, Dipercaya Keturunan Ular
Kasus itu bermula ketrika tetangga memberi tahu polisi bahwa mereka menemukan tubuh pria tersebut tergeletak di lantai, tampaknya tidak sadarkan diri.
Pihak berwenang kemudian mendatangi lokasi dan menemukan 124 jenis ular di dalam rumah tersebut.
Saat itu, mereka meremehkan kemungkinan bahwa David mati akibat sengatan bisa salah satu dari 124 ular.
Beberapa ular ditemukan terkurung di dalam kandang yang dipelihara dengan baik, namun itu adalah ilegal.
"Sepertinya tidak ada yang menyadari bahwa dia menyembunyikan ular di dalam rumah," kata juru bicara Charles County, Jennifer Harris pada saat itu, dikutip dari NBC News.
Harris mengatakan ular-ular itu termasuk ular derik, kobra, mamba hitam, dan python Burma sepanjang 14 kaki (4,2 meter).
Kini disimpulkan bahwa salah satu dari ular tersebut telah membunuh David.
Pawang ular dikerahkan untuk menyingkirkan semua ular itu sehari setelah David ditemukan tewas.
Dianne Richardson, juru bicara Kantor Sheriff Charles County, mengatakan otopsi David dilakukan di Baltimore di kantor pemeriksa medis negara bagian.
Andy Owen, juru bicara Departemen Kesehatan negara bagian, mengatakan bahwa penyelidikan memutuskan kematian David tidak disengaja dan menemukan bahwa itu disebabkan oleh racun ular.(*)
Editor: Teuku Fauzan
Baca juga: Pemerhati Ular Meninggal Usai Digigit Ular Berbisa