Breaking News:

Migrasi Siaran Televisi Analog ke Digital Tahap I di Aceh pada 30 April 2022, Ini Manfaatnya

Migrasi dari TV analog ke digital merupakan salah satu langkah perwujudan transformasi digital Indonesia.

Migrasi Siaran Televisi Analog ke Digital Tahap I di Aceh pada 30 April 2022, Ini Manfaatnya
Marwan Nusuf B.HSc, MA, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Aceh

 


SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kehadiran siaran televisi digital di Indonesia kini tak dapat dielakkan lagi.

Sistem penyiaran televisi digital bukan hanya mampu menyalurkan data gambar dan suara tetapi juga memiliki kemampuan multifungsi dan multimedia seperti layanan interaktif.

Keberadaan siaran digital ini untuk menggantikan siaran televisi analog yang telah mengudara selama hampir 60 tahun.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, B.HSc, MA, mengatakan, dalam penyiaran televisi analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi signal akan makin melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang.

“Berbeda halnya dengan penyiaran televisi digital yang terus menyampaikan gambar dan suara dengan jernih sampai pada titik dimana signal tidak dapat diterima lagi,” kata Marwan Nusuf dalam siaran pers yang dikirim ke Redaksi Serambinews.com, Senin (18/4/2022).

Pada era penyiaran digital, penonton TV tidak hanya menonton program siaran tetapi juga bisa mendapat fasilitas tambahan seperti EPG (Electronic Program Guide) untuk mengetahui acara-acara yang telah dan akan ditayangkan kemudian.

Baca juga: Heboh WNA Pakai Seragam Mirip Militer Cina di PLTU 3-4 Nagan Raya, Begini Tanggapan Kepala Imigrasi

Baca juga: Heboh WNA Pakai Seragam Mirip Militer Cina di PLTU 3-4 Nagan Raya, Begini Tanggapan Kepala Imigrasi

Baca juga: Ini Permintaan Mendagri kepada Pemda untuk Atasi Persoalan Sampah

Baca juga: Lanud Maimun Saleh Sabang Dapa 4 Mobil Dinas dari Mabes TNI AU, Ini Jenisnya 

Migrasi dari TV analog ke digital merupakan salah satu langkah perwujudan transformasi digital Indonesia.

Bagian penting dalam transformasi digital di Indonesia adalah penataan frekuensi 700 Mhz. Selama ini, sistem penyiaran TV analog memakai frekuensi tersebut untuk bersiaran.

Frekuensi 700 Mhz disebut juga golden frequency. Sebagai sumber daya yang terbatas dan memiliki nilai guna yang tinggi, sangat perlu melakukan penataan frekuensi tersebut agar efisien serta dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk bangsa.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved