Berita Aceh Tengah
Polisi Selidiki Pencurian Rel Pelindung Jalan di Aceh Tengah
Guard rail itu tidak lagi terpasang dengan rapi, bahkan telah jatuh ke tanah, lantaran baut penahan diduga dicuri.
Penulis: Romadani | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Romadani | Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Akhir-akhir ini di Kabupaten Aceh Tengah beredar kabar adanya guard rail atau pagar pembatas jalan hilang diduga dicuri orang.
Padahal besi itu sarana untuk mencegah atau menghalangi akses ke area berbahaya untuk mengurangi kecelakaan lalulintas.
Sejumlah titik di seputaran pinggir Danau Lut Tawar Takengon tampak hilang dengan bekas baut yang dibongkar.
Salah satunya di Kampung Bamil Nosar, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, guard rail itu tidak lagi terpasang dengan rapi, bahkan telah jatuh ke tanah, lantaran baut penahan diduga dicuri.
Warga Kampung Nosar, Sastra mengatakan ujung dari pagar pembatas jalan itu juga diduga lenyap dibawa pencuri. "Yang kecilnya sudah hilang, kita menduga pencurian ini dilakukan di malam hari," kata Sastra.
Ia menduga kejadian itu berlangsung selama dua hari ke belakang. Sebelumnya masih terpasang dengan rapi.
"Sudah lama aksi ini dilakukan, namun dua hari ke belakang lebih parah, jika tidak dihentikan ini akan sangat berbahaya bagi pengendara," terang Sastra.
Tidak hanya di Kampung Nosar, akses jalan menuju objek wisata di Bur Telege atau Bur Gayo juga raib digasak maling.
Pegiat Wisata Aceh Tengah Satria Darmawan mengatakan pencurain Guard Reil semakin marak terjadi si kabupaten Aceh Tengah.
Pencurian tersebut semakin sering terjadi di seputar lokasi objek wisata, dirinya mengatakan setelah memantau di sepanjang Danau Lut Tawar banyak guard reil yang terlepas dari posisinya.
Satria meminta agar kepolisian Resort Aceh Tengah bergerak cepat menangkap pelaku pencurian guard reil tersebut.
Sementara itu, Kepolisian Resort Aceh Tengah mulai selidiki kasus pencurian Guard Rail atau rel pelindung, pagar pembatas jalan diduga raib digasak maling di seputaran Danau Lut Tawar.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nurochman Nulhakim, S.IK melalui Kasatreskrim, Iptu Ibrahim kepada Serambinews.com, mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan. "Tim sudah bergerak, saat ini sedang dalam tahap lidik," kata Iptu Ibrahim.
Kasatreskrim Polres Aceh Tengah mengatakan pihaknya bsudah turun kelapangan untuk melihat guard rail tersebut.
Ia membenarkan bahwa sejumlah titik di pinggir Danau Lut Tawar sudah tidak ada lagi. Bahkan, baut pembatas itu pun turut dibawa kabur, diduga pencurian itu berlangsung pada malam hari. "Semoga terungkap siapa pelakunya," kata Kasatreskrim.(*)
Baca juga: Jepang Simpan Rapat-Rapat Kota Kumuh Kamagasaki, Cegah Wisatawan Berkunjung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/guard-rail.jpg)