Breaking News:

Internasional

Pasukan Rusia Serang Pabrik Baja Mariupol, Tentara Ukraina dan Warga Sipil Terjebak di Dalam Bunker

Pemerintah Ukraina menyatakan pasukan Rusia menyerbu pabrik baja di Mariupol, tempat seratusan tentara Ukraina bersembunyi.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Alexander NEMENOV
Seorang wanita berbicara dengan pasuka Rusia di Mariupol, Ukraina saat Rusia mengintensifkan serangan untuk merebut kota pelabuhan yang strategis di Ukraina Timur, Selasa (12/4/2022). 

SERAMBINEWS.COM, KIEV - Pemerintah Ukraina menyatakan pasukan Rusia menyerbu pabrik baja di Mariupol, tempat seratusan tentara Ukraina bersembunyi.

Mariupol merupakan tujuan utama Rusia sejak invasi dimulai 24 Februari 2022 dan telah menjadi sangat penting dalam perang.

Menyelesaikan merebut kota itu akan memberi Rusia kemenangan terbesarnya, setelah pengepungan selama hampir dua bulan, membuat sebagian besar kota telah menjadi puing-puing.

Rusia juga merampas pelabuhan vital Ukraina, seusai pasukan Rusia bertempur sengit dengan tentara Ukraina.

Mariupol akan menjadi koridor darat ke Semenanjung Krimea, yang direbut Moskow pada 2014.

Sedangkan separatis yang didukung Rusia menguasai bagian-bagian Donbas.

Seorang penasihat kantor kepresidenan Ukraina, Oleksiy Arestovich, mengatakan pasukan Rusia melanjutkan serangan udara di pabrik Azovstal dan berusaha menyerbunya.

Upaya langsung untuk mengambil alih pabrik akan mewakili pembalikan dari perintah yang diberikan Presiden Rusia Vladimir Putin dua hari sebelumnya.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu melaporkan seluruh Mariupol, kecuali Azovstal, telah dibebaskan.

Pada saat itu, Putin memerintahkan untuk tidak mengirim pasukan ke pabrik tetapi malah memblokirnya, sebuah upaya nyata untuk membuat kelaparan orang-orang di dalam dan memaksa mereka menyerah.

Pejabat Ukraina memperkirakan sekitar 2.000 tentara mereka berada di dalam pabrik bersama dengan warga sipil yang berlindung di terowongan bawah tanahnya.

Arestovic mengatakan mereka mencoba untuk melawan serangan baru.

Pada Sabtu (23/4/20220 pagi, Resimen Azov dari Garda Nasional Ukraina, yang anggotanya bersembunyi di pabrik, merilis video bersama dua lusin wanita dan anak-anak.

Isinya tidak dapat diverifikasi secara independen, tetapi jika asli, itu akan menjadi kesaksian video pertama tentang seperti apa kehidupan warga sipil yang terperangkap di bawah tanah di sana.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved