Ramadhan 2022
Cerita Mualaf dan Muslimah Ukraina - ‘Ramadhan Kali Ini Sangat Memilukan, Agama Menguatkan Kami’
Namun dalam Ramadhan keenamnya tahun ini, dia termasuk yang paling aktif beribadah di masjid besar di ibu kota Kyiv.
Di Chernovtsy-Chernivtsi, di barat daya Ukraina, Niyara Mamutova merasakan kesedihan mendalam yang sama.
Bersama keluarganya, Niyara mengungsi ke kota itu dari Zaporizhzhia, tempat tinggalnya selama delapan tahun terakhir.
"Sirene bergaung setiap waktu dan banyak foto serta tayangan rumah-rumah, sekolah dan rumah sakit yang hancur di kawasan yang diduduki Rusia, bagaimana kami bisa hidup normal," kata Niyara.
"Melihat tayangan mayat-mayat, rumah-rumah yang terbakar membuat saya sedih sekali. Ramadhan kali ini sangat memilukan," ucapnya.
Niyara berasal dari etnik Muslim Tatar yang melarikan diri dari Krimea setelah invasi Rusia pada 2014.
Namun sekitar delapan tahun menikmati hidup di kota Zaporizhzhia, ia terpaksa mengungsi lagi, hanya tiga minggu setelah melahirkan anak keempatnya.
Sumber Kekuatan
Niyara dan Viktoria mengatakan agama menguatkan mereka melalui kondisi sulit ini.
"Islam membantu saya untuk menjadi lebih kuat dan dapat melakukan apa yang bisa saya lakukan untuk membantu orang. Kami tetap membaca Alquran dan itu menjadi sumber kekuatan kami." kata Viktoria.
Niyara mengatakan hal senada, imannya memperkuatnya melalui waktu paling sulit dalam hidupnya.
"Agama sangat penting dalam masa sulit seperti ini. Agama membantu saya," kata Niyara.
"Kami paham bahwa perang adalah ujian dan bila Allah memberikan ujian, Allah juga akan membantu kami melewati ujian ini," katanya dan menambahkan doa mereka adalah perang segera berakhir.
Masuk Islam
Viktoria memutuskan masuk Islam pada 2017, setelah berlibur ke Sri Lanka. Sebelumnya ia sama sekali tak mengenal seorang muslim pun di Ukraina.
Untuk diketahui, muslim di Ukraina berkisar 1% dari lebih 40 juta jiwa penduduk, dengan mayoritas Kristen Ortodoks.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/cerita-ramadhan-di-ukraina.jpg)