Video
VIDEO - Warga Pidie Nyaris Jadi Korban Human Trafficking di Malaysia
Seorang wanita Aceh asal Kabupaten Pidie diduga nyaris menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking di Malaysia.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Aldi Rani
SERAMBINEWS.COM – Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita Aceh asal Kabupaten Pidie diduga nyaris menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking di Malaysia.
Video yang berdurasi 6 menit 19 detik tersebut diunggah oleh akun Facebook Samsul Samsul pada Sabtu (23/4/2022).
Terlihat dalam video itu, Ketua Sosialiasai Ummah Bansigom Aceh (SUBA), Tgk Bukhari bin Ibrahim sedang mengintrogasi seorang wanita.
Belakangan, wanita tersebut diketahui bernama Nurmani (47), warga Gampong Rawa, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, yang menjadi korban human trafficking di Malaysia.
Menurut pengakuan Nurmani, dirinya pergi ke Malaysia dengan menggunakan jalur illegal pada Selasa (12/4/2022) lalu.
Ia menyebut bahwa dirinya sudah sering menggunakan jalur ilegal tersebut untuk bisa pergi ke Malaysia.
Namun, Nurmani menyebut kepergiannya kali ini melalui sebuah agen yang kemudian ditampung oleh seorang warga Aceh di sebuah tempat.
Ia mengaku baru mengetahui saat tiba di Malaysia bahwa dirinya menjadi korban perdagangan manusia.
Wanita tersebut juga harus mengeluarkan biaya sendiri untuk berangkat ke Malaysia melalui jalur ilegal.
Nurmani mengaku mendapat tawaran pekerjaan pada rumah pria asal India dengan bayaran 14.000 Ringgit selama dua tahun.
Namun ia tidak akan menerima gaji selama empat. Karena itu, Nurmani pun melarikan diri.
Pengakuannya, rumah pria India tersebut beralamat di Taman Kandar, Nomor C 19, Puchong, Selangor.
Nurmani pergi ke Malaysia untuk mencari pekerjaan, karena suaminya sudah ditangkap polisi karena kasus pidana.
Ia meminta kepada Ketua SUBA untuk segera menangkap dan melaporkan pelaku orang Aceh tersebut yang tega memperdagangkan dirinya.
Tgk Bukhari bin Ibrahim menyebut pelaku adalah orang Aceh asal Kabupaten Pidie.