Detik-Detik Petugas SPBU Dihajar Dua Pria Sampai Tersungkur: Kenapa Enggak Ada yang Nolongin?
Saat hendak mengisi bensin ke motor tersebut, tiba-tiba seorang pria yang mengenakan baju biru turun dari motor lalu menghampiri petugas SPBU.
SERAMBINEWS.COM -- Seorang petugas SPBU di Cikarang jadi korban penganiayaan dua orang pria yang diduga hendak mengisi bensin.
Petugas SPBU itu dipukul dan ditendang hingga tersungkur.
Video pemukulan tersebut diunggah di akun Instagram Romansa Sopir Truck, dan kemudian viral di media sosial.
Herannya, beberapa orang yang ada di lokasi kejadian tidak ada yang berusaha mencegah pelaku.
Hal itu pun membuat warganet geram akan reaksi orang-orang di sekitar kejadian.
Pada video yang viral tersebut, tampak petugas SPBU sedang melayani pengendara motor yang sedang mengisi bensin.
Terlihat ada tiga motor yang mengantre untuk mengisi bensin.
Kemudian ada dua orang berboncengan yang mengantre di seberang petugas SPBU tersebut.
Dua orang itu mengenakan kaus merah dan satu lagi mengenakan kaus biru.
Setelah selesai melayani pengendara motor, petugas SPBU itu kembali melayani pengendara yang mengantre.
Saat hendak mengisi bensin ke motor tersebut, tiba-tiba seorang pria yang mengenakan baju biru turun dari motor lalu menghampiri petugas SPBU.
Tanpa basa basi, ia kemudian memukul wajah petugas SPBU yang sedang melayani pengendara.
Ia tampak memaki petugas SPBU tersebut sambil disaksikan oleh dua pengendara yang hendak mengisi bensin.
Pria berkaus merah dan petugas SPBU pun tampak adu mulut hingga pemukulan kembali terjadi.
Petugas SPBU yang masih kesakitan sambil memegang pipinya itu kembali dipukul oleh pria berbaju merah.

Bahkan petugas SPBU itu sampai menunduk di jok pengendara.
Pria berbaju merah itu tampak berbincang dengan pengendara yang sedang antre lalu kemudian naik ke atas motor.
Tapi bukannya pergi, pria berbaju biru yang mengendarai motor malah ikut menghampiri petugas SPBU.
Ia kemudian memukul lalu menendang petugas SPBU itu hingga tersungkur.
Yang membuat geram, dua pengendara yang ada di lokasi hanya diam saja.
Keduanya tidak terlihat berusaha menolong petugas SPBU tersebut atau sekedar melerai.
Bahkan saat petugas SPBU itu sudah jatuh tersungkur, keduanya tidak langsung menolong.
Setelah pelaku pemukulan pergi, barulah keduanya membantu petugas SPBU tersebut untuk berdiri.
Hal itu disayangkan oleh perekam video dari ruang CCTV.
"Kenapa enggak ada yang nolongin sih?," katanya.
Mereka juga menyayangkan aksi sang petugas SPBU yang hanya diam saja dan tidak meminta pertolongan.
Dilansir dari Kompas.com, Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Satirin membenarkan adanya kejadian pemukulan tersebut.
"Kejadian bermula saat hari Kami, (28/4/2022) sekitar pukul 03.30 WIB, korban yang saat itu melayani seorang pelanggan lain didatangi dua orang tak dikenal yang mengantre di mesin SPBU yang saat itu tidak dijaga petugas," tutur Satirin kepada wartawan, Jumat (29/4/2022).
Setelah menghampiri petugas operator SPBU, salah satu pelaku langsung berteriak dan langsung memukul pipi kiri korban.
"Seorang pelaku tiba-tiba berteriak 'hey kamu, saya sudah lama antre, kamu enggak ngehargain orang lain' dan langsung pukul pipi penjaga SPBU," jelas Satirin.
Tak berhenti di situ, pelaku kembali memukul korban.
Rekan pelaku pun turun dari motor, menghampiri petugas SPBU tersebut, dan ikut-ikutan menendang paha korban hingga korban tersungkur.
"Setelah dipukul, selanjutnya dua orang itu pergi dan meninggalkan pelaku," kata Satirin.
Satirin mengatakan, kepolisian sudah menerima laporan dari korban dan akan menindaklanjuti laporan tersebut.
"Nanti ditindaklanjuti, karena ini baru melapor, nanti kita tindak lanjut laporan korban," pungkas Satirin.
Baca juga: Satu Tengkorak Ditemukan di Sungai Alas Aceh Tenggara, Dicurigai Bocah yang Terseret 10 April Lalu
Baca juga: Pemuda Asal Aceh Utara Kembali Ditangkap Karena Bawa Sabu 1,7 Kg
Baca juga: VIRAL Perlakuan Mulia Majikan Malaysia ke ART Indonesia, Diberi Kemewahan Karena Tak Mudik Lebaran
TribunBogor: Kronologi Petugas SPBU Dihajar Bang Jago Sampai Tersungkur, Respon Pemotor Bikin Heran: Gak Bantuin?