Berita Aceh Tenggara
Satu Tengkorak Ditemukan di Sungai Alas Aceh Tenggara, Dicurigai Bocah yang Terseret 10 April Lalu
Tengkorak ini diduga Alimi (12), bocah asal Desa Mbak Sako, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, yang hilang terseret arus Sungai Alas.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
Tengkorak ini diduga Alimi (12), bocah asal Desa Mbak Sako, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, yang hilang terseret arus Sungai Alas.
Laporan Asnawi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Satu kerangka manusia atau tengkorak ditemukan di Sungai Alas kawasan Batu Injin, Jumat (29/4/2022) siang.
Tengkorak ini diduga Alimi (12), bocah asal Desa Mbak Sako, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, yang hilang terseret arus Sungai Alas.
Bocah ini hilang terseret Sungai Alas di kawasan Desa Jambur Papan, Kecamatan Bukit Tusam, Minggu (10/4/2022).
Kemudian Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi kerangka mayat ini.
Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Budiono, SE, MM melalui Koordinator Pos SAR Kutacane, Muhammad Amri, menceritakan kronologis penemuan kerangka mayat itu.
Muhammad Amri mengatakan kerangka mayat itu ditemukan seorang pemancing yang biasa melakukan aktivitas di daerah tersebut.
Muhammad Amri mengatakan melihat adanya tengkorak, ia melaporkan kepada Pengulu Desa Mbak Sako, Kecamatan Bukit Tusam, Agara dan diteruskan kepada SAR Kutacane.
Maka, kata Muhammad Amri, dari laporan tersebut Basarnas (Pos SAR Kutacane) menurunkan satu tim untuk melakukan evakuasi.
Keluarga bocah Alimi mencurigai tengkorak itu adalah Alimi, bocah masih SD yang hilang terseret Sungai Alas di kawasan Desa Jambur Papan, Minggu (10/4/2022).
"Untuk kepastian perlu pemerikasaan medis," kata M Amri.
Begitu pun, kata Amri, kerangka ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga Alimi.
Tetapi sampai di Serakhut dibawa pakai jalur darat (sepeda motor) karena robinnya menyarankan seperti itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Alimi (12), warga Desa Mbak Sako, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara hilang terseret arus Sungai Alas di kawasan Desa Jambur Papan, Kecamatan Bukit Tusam, Minggu (10/4/2022).
Kemudian mayatnya tidak ditemukan hingga proses pencarian oleh TIM SAR Gabungan Kutacane dihentikan. (*)