Minggu, 10 Mei 2026

Puji Kepemimpinan KPK Era Firli Bahuri, Mahfud MD Dikritik Eks Pegawai KPK

Mahfud MD dikritik karena memuji kepemimpinan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) era Firli Bahuri yang menyebut jauh lebih baik dari era sebelumnya. 

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Humas Kemenkopolhukam
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam Halal Bihalal virtual Kemenko Polhukam bersama kementerian/lembaga, Jumat (14/5/2021). | 

Mahfud MD dikritik karena memuji kepemimpinan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) era Firli Bahuri yang menyebut jauh lebih baik dari era sebelumnya. 

SERAMBINEWS.COM - Menteri Koordinasi Bidang Polhukam Mahfud MD dikritik. 

Mahfud MD dikritik karena memuji kepemimpinan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) era Firli Bahuri yang menyebut jauh lebih baik dari era sebelumnya. 

Kritikan itu satu di antaranya dari Indonesia Memanggil (IM) 57+ atau para eks pegawai KPK yang dipecat Firli Bahuri karena dianggap tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

"Sebetulnya kalau Pak Mahfud MD mau bicara secara objektif banyak sekali bukti yang bicara sebaliknya," kata Ketua IM 57+ Institute Praswad Nugraha saat dikonfirmasi, Sabtu (30/4/2022).

Praswad menyampaikan bahwa kuantitas OTT yang dilakukan oleh KPK era Firli Bahuri juga dinilai jauh lebih menurun.

Sebaliknya, sisi kualitas penegakan tindak pidana korupsi pun tidak ada kasus yang mencolok.

Baca juga: Mahfud MD: 11 Pegawai Kemenkeu Ditangkap karena Terlibat Pemalsuan Surat Aset BLBI

"Dari sisi kuantitas, OTT yang diselenggarakan oleh KPK jauh menurun dari era sebelumnya. Sedangkan, dari sisi kualitas, bisa dilihat kasus besar yang ditangani tidak ada yang signifikan," ungkap dia.

Ia menyampaikan bahwa penyidik yang memegang kasus-kasus korupsi besar pun telah dipecat oleh Firli Bahuri.

Tak hanya itu, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga anti rasuah pun terus tergerus.

"Bicara level presepsi, disemua survei, kepercayaan publik menurun secara signifikan terhadap KPK. Bahkan KPK sekarang berada dibawah penegak hukum lainnya," jelas dia.

Baca juga: Ada Upaya Menghambat Untuk Dibuka Kasus Satelit Kemenhan Rp 800 Miliar, Ini Pengakuan Mahfud MD

Menurutnya, pencapaian KPK era Firli Bahuri justru banyaknya pimpinannya yang terkeja sanksi oleh Dewan Pengawas (Dewas). Mereka terkena sanksi karena dianggap melanggar etik.

"Satu-satunya "pencapaian"adalah dalam jangka waktu tidak sampai dua tahun sudah dua pimpinan KPK diberikan sanksi Dewas terkait etik dengan laporan lain terkait dugaan pelanggaran etik pimpinan yang mengantri untuk diselesaikan oleh Dewas," beber dia.

Lebih lanjut, Praswad juga memberikan sindiran kepada Mahfud MD soal pujian terhadap KPK era Firli Bahuri.

"Mungkin maksud Pak Mahfud adalah era kepemimpinan Firli Bahuri sangat berprestasi dalam mencatat rekor dugaan pelanggaran kode etik di Dewas KPK," pungkasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved