Sabtu, 25 April 2026

Internasional

Tentara Ukraina Terus Beri Perlawanan Sengit, Pasukan Rusia Mulai Goyah di Ukraina Timur

Tentara Ukraina tetap memberi perlawanan sengit terhadap pasukan Rusia yang didukung separatis di Ukraina Timur.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang anggota Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina duduk di sebelah mobil yang hancur di Irpin, terkena serangan Rusia. 

SERAMBINEWS.COM, KIEV - Tentara Ukraina tetap memberi perlawanan sengit terhadap pasukan Rusia yang didukung separatis di Ukraina Timur.

Analis militer Barat menyatakan serangan Moskow di wilayah Donbas timur, yang mencakup Mariupol, mulai berjalan lambat dari yang direncanakan.

Sejauh ini, pasukan Rusia dan pasukan separatis yang didukung Moskow di wilayah itu sejak 2014 tampaknya hanya memperoleh sedikit keuntungan dalam sebulan.

Sejak Moskow mengatakan akan memfokuskan kekuatan militernya di Ukraina Timur.

Secara numerik, tenaga militer Rusia jauh melebihi Ukraina.

Pada hari-hari sebelum perang dimulai, intelijen Barat memperkirakan Rusia telah memposisikan di dekat perbatasan sebanyak 190.000 tentara;

Militer tetap Ukraina adalah sekitar 200.000, tersebar di seluruh negeri.

Baca juga: Mantan Pilot AS Tegaskan NATO Bisa Hancurkan Pasukan Rusia di Ukraina dengan Jet Tempur F-35

Sebagian karena kegigihan perlawanan Ukraina, AS percaya Rusia setidaknya tertahan beberapa hari di tempat yang mereka inginkan.

Pasukan Rusia terus mencoba mengepung pasukan Ukraina di timur, kata seorang pejabat senior pertahanan AS.

Kementerian Pertahanan Inggris memberikan kesimpulan serupa dalam penilaian hariannya tentang perang.

Dia mengatakan yakin pasukan Rusia di Ukraina kemungkinan menderita moral yang melemah, bersama dengan kurangnya keterampilan tingkat unit dan dukungan udara yang tidak konsisten.

Tidak disebutkan atas dasar apa evaluasi itu dilakukan, lansir AP, Sabtu (30/4/2022).

Dengan banyak senjata yang masih cadangan, serangan yang dijanjikan Rusia masih bisa mengintensifkan dan menyerbu Ukraina.

Secara keseluruhan, tentara Rusia memiliki sekitar 900.000 personel tugas aktif.

Baca juga: Perang di Ukraina Semakin Melebar, Amerika dan Sekutu Kirim Senjata Berat dan Militer Baru

Rusia juga memiliki angkatan udara dan angkatan laut yang jauh lebih besar daripada Ukraina dan memiliki senjata nuklir taktis.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved