Breaking News

Berita Banda Aceh

Lahan Kuburan Warga Peuniti di Gampong Lampaloh Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya

Lahan kuburan warga Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh yang berada di Dusun Labui, Desa Lampaloh, masih dalam kecamatan sama, Senin

Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Lahan kuburan warga Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh yang berada di Dusun Labui, Desa Lampaloh, masih dalam kecamatan sama, Senin (2/5/2022) tadi siang, terbakar. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Lahan kuburan warga Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh yang berada di Dusun Labui, Desa Lampaloh, masih dalam kecamatan sama, Senin (2/5/2022) tadi siang, terbakar. 

Informasi yang diterima Serambinews.com, kebakaran lahan kuburan warga terjadi sekitar pukul 11.15 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Hidayat SSos, menyebutkan keterangan saksi dari warga Labui Lampaloh, melihat asap disusul kobaran api di lahan kuburan. 

Lalu, menjalar ke ranting-ranting dan dedaunan kering di kompleks perkuburan itu, ditambah tiupan angin kencang, sehingga api pun membesar.

"Begitu kita mendapatkan laporan yang masuk ke 0651-113, petugas piket langsung bergerak ke lokasi mengerahkan satu armada pemadam," kata Hidayat.

Baca juga: Kisah Pria Tua Makan Sendirian di Restoran, Pesan 8 Porsi Makanan,Pelanggan Lain Menangis Melihatnya

Besar dugaan tambah Hidayat didampingi Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam, Yudi SH, api bersumber dari api sampah yang dibakar dan tidak diawasi.

Kondisi cuaca yang terik ditambah dengan angin yang cukup kencang, sehingga ranting-ranting kering dan dedaunan di perkuburan itu dengan mudah terbakar.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.20 WIB, terang Yudi.

"Jangan bakar sampah kalau tidak diawasi. Apalagi kondisi cuaca saat ini sangat panas, sehingga begitu ada sedikit percikan api langsung menyala. Kecil jadi teman, kalau sudah besar jadi 'lawan' untuk segera dipadamkan," timpa Yudi.(*)

Baca juga: Gara-gara 7 Ekor Ayam, Suami Tega Bunuh Istrinya, Sempat Pura-pura Ikut Cari Korban

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved