Breaking News:

Mayat dalam Sumur

Selain Luka Gorok, Mayat yang Ditemukan dalam Sumur di Bireuen Juga Alami Penganiayaan Berat

Mayat diketahui bernama, Farhan Bin Ismail (23) pekerjaan swasta beralamat di  Gampong Pulo Pineng Meunasah Dua, Kecamatan Jangka, Bireuen.

HUMAS POLRES BIREUEN
Petugas dari unit identifikasi Polres Bireuen sedang melalukan olah TKP ditemukan mayat laki-laki dalam sumur kebun warga Gampong Bugak Mesjid Kecamatan Jangka, Selasa (03/05/2022). 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Mayat yang ditemukan dalam sumur Desa Bugak Mesjid, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Selasa (3/5/2022) diduga korban pembunuhan dan mengalami penganiayaan berat.

Tim unit identifikasi Satreskrim Polres Bireuen, Selasa (03/05/2022) turun ke kebun warga Gampong Bugak Mesjid, Kecamatan Jangka, untuk mengolah tempat kejadian perkara.

Korban diketahui bernama Farhan (20), warga Pulo Pineng Meunasah Dua, kecamatan yang sama.

Paska dievakuasi dari lokasi oleh keluarga dan dibantu masyarakat, mayat dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Fauziah Bireuen, setelah diperiksa tim medis dan identifikasi Polres Bireuen, jenazah lalu dibawa pulang ke rumah duka.

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardi Wirapraja SIK MH melalui Kasatreskrim AKP Arief Sukmo Wibowo SIK didampinggi Kaur Identifikasi Polres Bireuen, Aipda Azrul Aswan yang dikonfirmasi Serambinews.com menjelaskan, tim sudah turun kelokasi dan memintai keterangan sejumlah saksi. 

Identitas mayat korban ditemukan dalam sumur diketahui bernama, Farhan Bin Ismail (23) pekerjaan swasta beralamat di  Gampong Pulo Pineng Meunasah Dua, Kecamatan Jangka, Bireuen.

Jenazah korban dievakuasi personel Polsek Jangka, Opsnal Satreskrim dan unit identifikasi Polres, petugas Puskesmas Jangka dan masyarakat dari dalam sumur dan dievakuasi ke RSUD dr Fauziah untuk Visum et Repertum.

Ditambahkam, berdasarkan hasil analisa sementara, korban Farhan diduga dibunuh  dan di sekitat lokasi karena ditemukan ceceran darah di tubuh korban.

Selain itu ditemukan bekas penganiayaan berat, leher korban luka gorok dan di bagian tubuh dibacok serta memar di bagian tubuh korban.

Sebelum dibunuh dan diduga korban  dianiaya kemudian di bunuh di lokasi dan mayat di buang ke dalam sumur kebun tua.

Informasi tambahan kata Kaur Identifikasi, korban terakhir terlihat oleh ayah kandung korban pada pukul 21.00 WIB,  Sabtu (30/04/2022) yang hendak
mengantar orang tua nya ke tempat berobat. Selain itu, pada bagian tubuh korban bekas penganiayaan dilakukan pelaku berkali-kali.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved