Rabu, 15 April 2026

Kosmologi

Teknologi Perjalanan Waktu, Mungkinkah Terwujud?

Tahun 1960, ilmuwan Pellegrino Ernetti mengklaim bahwa ia mengembangkan chronivisor. Mesin ini memungkinkan seseorang untuk melihat di masa lalu.

Editor: Taufik Hidayat
Wikimedia
Legenda Jepang Urashima Taro yang berkisah tentang perjalanan waktu. Dimana seorang manusia yang mengunjungi istana bawah laut Dewa Naga Ryujin. Dia tinggal di sana selama tiga hari, tetapi ketika kembali ke permukaan, 300 tahun telah berlalu. 

Seorang fisikawan dari Universitas Connecticut, Profesor Ronald Lawrence Mallett, mengerjakan konsep perjalanan waktu pada tahun 2006. Penelitiannya dilakukan berdasarkan teori relativitas Einstein. Pada saat itu, Mallett benar-benar yakin bahwa perjalanan waktu itu mungkin.

Dia meramalkan bahwa perjalanan waktu manusia akan mungkin terjadi di abad kita. Fisikawan partikel Brian Cox setuju bahwa perjalanan waktu mungkin terjadi tetapi hanya dalam satu arah.

Kisah misterius lainnya berasal dari Ali Razeqi, direktur pelaksana Pusat Penemuan Strategis Iran. Ia mengembangkan perangkat yang dapat melihat ke mana saja dalam rentang waktu 3 sampai 5 tahun ke depan. Namun kisahnya menghilang dalam beberapa jam setelah muncul di internet.

Secara teori, perjalanan waktu adalah mungkin, meskipun sulit untuk dipahami. Apakah penelitian yang dikutip di atas membawa kita lebih dekat untuk mewujudkan perjalanan waktu? Jika demikian, kita hanya bisa berharap agar teknologi itu tidak jatuh ke tangan yang salah.(NationalGeographic)

Baca juga: Kisah Michel Siffre yang Mengisolasi Diri di Gua untuk Meneliti Ritme Sirkadian

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved