Berita Aceh Singkil
Kapal Buatan Warga Aceh Singkil Jadi Rebutan
Ada saja kreativitas yang dilakukan warga untuk menghasil duit. Salah satunya dengan membuat kapal
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Ada saja kreativitas yang dilakukan warga untuk menghasil duit. Salah satunya dengan membuat kapal.
Tentu bukan kapal benaran, tapi berupa replika atau tiruan. Lantaran hanya kapal-kapalan tidak bisa terbang.
Melayangnya harus disangkutkan ke tali sling. Lalu ditarik maju mundur. Jadilah kapal terunik di dunia lantaran bisa mundur.
Kapal-kapalan tersebut dibuat Hasan Basri Lingga penduduk Lentong, Kecamatan Kota Baharu, Kabupaten Aceh Singkil.
Bahannya dari besi yang dilas, lalu dicat.
Baca juga: Bocah Asal Sumut Nyaris Tenggelam di Pantai Ujong Blang Lhokseumawe, Begini Proses Penyelamatannya
Ia membuatnya untuk menambah atraksi di objek wisata Danau Bungara di Kecamatan Kota Baharu pada libur Idul Fitri 1443 Hijriah.
Hasilnya luar biasa, kapal made in Hasan Basri, jadi rebutan pengunjung di Danau Bungara.
Pengunjung bisa menikmati hamparan objek wisata Danau Bungara sambil duduk di atas kapal-kapalan.
"Alhamdulillah pada tahun ini kami menambah dua wahana baru. Ada pesawat dan odong-odong," kata Hasan Basri, Rabu (4/5/2022).
Sekali naik kapal pengunjung dikenakan tarif Rp 10 ribu per orang. Kapal muat tiga orang anak-anak, sementara dewasa dua orang.
Hasan Basri memang dikenal kreatif dalam memajukan objek wisata Danau Bungara.
Baca juga: Kasus Mayat Dalam Sumur di Bireuen, Empat Orang Dimintai Keterangan
Sebelumnya dia membuat Bungki Pelempoh Leja (perahu pelapas lelah).
Bungki Pelempoh Leja berupa pondok yang diletakan di atas perahu gandeng.
Sehingga wisatawan bisa duduk santai menikmati kuliner sambil berlayar di Danau Bungara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kapal-kapalan-menjadi-atraksi-rebutan-pengunjung-objek-wisata-danau-bungara.jpg)