Internasional
Negara Kaya Siap Perkuat Isolasi Rusia, Targetkan Orang Super Kaya Pendukung Putin
Para pemimpin negara kaya yang tergabung dalam Kelompok Tujuh (G7) siap memperkuat mengisolasi Rusia dari dunia.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Para pemimpin negara kaya yang tergabung dalam Kelompok Tujuh (G7) siap memperkuat mengisolasi Rusia dari dunia.
Khususnya meningkatkan kampanye melawan para oligarki atau orang superkaya Rusia yang mendukung Presiden Vladimir Putin.
Setelah bertemu secara virtual dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, para pemimpin G7, Minggu (8/5/2022) mengatakan akan memutuskan layanan utama yang menjadi sandaran Rusia.
Terutama memperkuat isolasi Rusia di semua sektor perekonomiannya
Mereka juga berkomitmen untuk menghapus ketergantungan pada energi Rusia, termasuk dengan melarang impor minyak Rusia.
"Kami akan melanjutkan dan meningkatkan kampanye melawan elit keuangan dan anggota keluarga, yang mendukung Presiden Putin dalam perang Ukraina," sebut G7.
Baca juga: Balas Sanksi Barat, Rusia Sebut Akan Balik Menghukum Barat dengan Cara Ini
"Mereka, para oligarki telah menyia-nyiakan sumber daya rakyat Rusia," tambah pernyataan itu.
Dilansir Reuters, Amerika Serikat pada Minggu (8/5/2022) meluncurkan sanksi terhadap tiga stasiun televisi Rusia.
Ditambag melarang orang Amerika memberikan layanan akuntansi dan konsultasi kepada Rusia.
AS juga memberikan sanksi kepada eksekutif dari Gazprombank untuk menghukum Moskow atas invasinya ke Ukraina.
Putin menyebut invasi itu sebagai operasi militer khusus" untuk melucuti senjata Ukraina dan menyingkirkan nasionalisme anti-Rusia yang dikobarkan oleh Barat.
Ukraina dan sekutunya mengatakan Rusia melancarkan perang tanpa alasan.(*)
Baca juga: Gertak Putin ke Barat, Akankah Rusia Berani Gunakan Senjata Nuklir dalam Perang di Ukraina?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kelompok-tujuh.jpg)