Breaking News

Berita Banda Aceh

Isi Kuliah Umum di USK, Sekjen DPR RI Nyatakan Aceh Punya Sejumlah Persoalan yang Mengkhawatirkan

Menurut Indra Iskandar, Aceh punya sejarah yang menakjubkan di masa lalu dengan segala capaian yang pernah diraih.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Sekjen DPR RI Dr Ir Indra Iskandar MSi M Ikom menyampaikan kuliah umum di hadapan para akademisi di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Rabu (11/5/2022) pukul 14.00 WIB. 

Menurut Indra Iskandar, Aceh punya sejarah yang menakjubkan di masa lalu dengan segala capaian yang pernah diraih.

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Dr Indra Iskandar MSi membahas kondisi perekonomian, kemiskinan, dan masa depan Aceh saat mengisi kuliah umum di Auditorium FMIPA Universitas Syiah Kuala (USK), Darussalam, Banda Aceh, Kamis (12/5/2022) siang.

Menurut Indra Iskandar, Aceh punya sejarah yang menakjubkan di masa lalu dengan segala capaian yang pernah diraih.

Namun, Aceh saat ini punya sejumlah persoalan yang mengkhawatirkan.

Kondisi dan permasalahan Aceh dewasa ini, lanjut Indra Iskandar, jawabannya bisa ditemukan pada buku Perekonomian Aceh Tahun 2022 yang diterbitkan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh.

“Pada triwulan IV, perekonomian Aceh tumbuh 7,39 persen, membaik 3,01 persen dari triwulan sebelumnya.

Harus diakui ketidakpastian ekonomi karena pandemi Covid-19 masih menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi,” kata Indra Iskandar.

Baca juga: Sekjen DPR Indra Iskandar Jelaskan Kronologi Pengadaan Gorden Rumah Dinas Anggota DPR

Ia menilai, hal itu juga menjadi salah satu penghambat perbaikan angka kemiskinan di Aceh.

Berdasarkan laporan BI, ulas Indra, masyarakat Aceh juga masih diselimuti sikap pesimis akan adanya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan, karena masih minimnya ketersedian lapangan pekerjaan.

Selain itu, faktor struktural kebijakan yang masih belum menyasar akar kemiskinan, menjadi salah satu penyebab terhambatnya penanggulangan kemiskinan di Aceh.

Dari sepuluh provinsi di Pulau Sumatra, sebutnya, Aceh merupakan provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi; September 2021 mencapai 15,53 persen.

“Tingkat kemiskinan di Sumatra ini harus menjadi catatan kita semua bahwa Aceh masih mempunyai masalah yang besar.

Selain kemiskinan, Aceh juga mempunyai masalah di bidang ketenagakerjaan,” ujarnya.

Baca juga: Buruan Kuota Terbatas! Dinas Pendidikan Aceh Singkil Umumkan Pendaftaran Kuliah Beasiswa KIP

Sekjen DPR RI berdarah Aceh ini mengatakan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Aceh per Agustus 2021 tercatat 6,30 persen.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved