Breaking News:

Korupsi Dana Desa, Pak Kades Pakai Uangnya untuk Nikahi 2 Istri Muda, Totalnya Setengah Miliar Lebih

Yusro dinilai terbukti korupsi dana desa tahun anggaran 2016-2018 yang digunakan untuk kepentingan pribadi seperti biaya nikah dua istri mudanya

Editor: Amirullah
TRIBUNNEWS
Ilustrasi poligami 

SERAMBINEWS.COM  - Kasus korupsi dana desa kembali terjadi.

 Kepala desa di Serang korupsi dana desa untuk biaya nikah lagi.

Dia menghabiskan lebih dari setengah miliar untuk menikahi dua istri muda.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Mantan Kepala Desa Kepandean, Kecamatan Ciruas
Mantan Kepala Desa Kepandean, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten bernama Yusro dituntut 6 tahun 6 bulan penjara karena korupsi dana desa untuk biaya nikah, Kamis (12/5/2022). (KOMPAS.COM/RASYID RIDHO)

Mantan Kepala Desa Kepandean, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten Yusro dituntut 6 tahun 6 bulan penjara.

Yusro dinilai terbukti korupsi dana desa tahun anggaran 2016-2018 yang digunakan untuk kepentingan pribadi seperti biaya nikah dua istri mudanya senilai Rp 695 juta.

Dalam berkas tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang Mulyana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang, Yusro dinyatakan terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 junto Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Tipikor.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Yusro selama 6 tahun dan 6 bulan penjara dengan perintah agar terdakwa tetap berada di tahanan," kata Mulyana saat membacakan tuntutan dihadapan Ketua Majelis Hakim Slamet Widodo, Kamis (12/5/2022).

Selain pidana penjara, Yusro juga dihukum membayar denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan penjara.

Dalam tuntutannya, Yusro juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp 552 juta dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Jika tidak membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 tahun dan 6 bulan penjara," ujar Mulyana.

Sebelum menjatuhkan pidana, Jaksa mempertimbangkan hal yang memberatkan yaitu perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.

"Hal meringankan terdakwa memiliki tanggungan keluarga dan belum pernah dihukum," kata Mulyana.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi atau pembelaan dari terdakwa maupun penasehat hukumnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Viral Kepala Desa Korupsi Dana Desa untuk Nikahi 2 Istri Muda, Habiskan Setengah Miliar Lebih

Baca juga: Diimingi Ponsel Baru, Siswi SMP Turuti Kemauan Kakek 66 Tahun, Akhirnya Mengadu ke Orangtua

Baca juga: Ibunda Kiki Farrel Meninggal, Waspada dan Kenali 6 Ciri Kanker Usus yang Kerap Tak Disadari

Baca juga: Viral Gubernur NTB Jatuh Terguling Saat Melompat di Sungai, Zul: Jalannya Licin

Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved