Breaking News:

Berita Banda Aceh

MTA: Selidiki Kasus Pengiriman Darah ke Tangerang, PMI Bantah Jual Darah

Pemerintah Aceh menanggapi polemik pengiriman (droping) darah 2.000 kantong oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh ke Tangerang

Editor: bakri
For Serambinews.com
Sekretaris PMI Banda Aceh, Syukran Aldiansyah didampingi Kabid Yankessos dan UDD, dr Natalina memberikan keterangan pers terkait stok darah di PMI Banda Aceh, Rabu (11/5/2022). 

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh menanggapi polemik pengiriman (droping) darah 2.000 kantong oleh Palang Merah Indonesia ( PMI) Banda Aceh ke Tangerang, Provinsi Banten.

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammat MTA, kepada Serambi, Kamis (12/5/2022), mengatakan, selama ini kebutuhan darah di Aceh selalu terpenuhi bahkan surplus.

Hal ini, menurutnya, tidak lepas dari adanya kerja sama Pemerintah Aceh dengan PMI, melalui donor darah rutin yang dilakukan masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh.

Namun, jika kemudian surplus darah ini dipergunakan secara tidak benar, MTA berharap aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait masalah tersebut.

"Untuk menghindari polemik dan fitnah, penting dilakukan pengusutan oleh aparat penegak hukum (APH), demi terpenuhi keadilan bagi kemanusiaan yang sedang dijalankan oleh PMI," kata MTA.

MTA mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa ada praktik pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh oknum internal PMI dalam hal pengiriman darah Aceh ke luar.

"Pelanggaran prosedur ini kemudian disinyalir ada permainan atau praktik culas, dalam hal pengiriman darah dari Aceh ke luar daerah," ungkap dia.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA
Muhammad MTA (For Serambinews.com)

Pada dasaranya, jelas MTA, Pemerintah Aceh tidak mempermasalahkan pengiriman darah ke luar daerah karena darah memang untuk kemanusiaan, dan tentu jika memang secara prosedur dan kebutuhan di Aceh sudah terpenuhi.

Baca juga: Anggota DPRA Minta Polisi Usut Polemik Kasus Pengiriman Darah ke Tangerang, M Rizky: Kita Mengutuk

Baca juga: Tanggapi Polemik PMI Banda Aceh Kirim Darah ke Tanggerang,Ini Kata Jubir Pemerintah Aceh

"Saling tuding pengurus PMI di media massa, ini memperlihatkan ada sesuatu yang tidak benar yang sedang terjadi dalam pengelolaan darah di Aceh, terutama sumbangan donor darah dari ASN Pemerintah Aceh," ungkap MTA.

Bantah jual darah

Terkait isu menjual darah ke Unit Donor Darah (UDD) PMI Tangerang senilai Rp300 ribu per kantong, PMI Banda Aceh membantahnya.

Bantahan itu disampaikan Kepala UDD PMI Banda Aceh, dr Ratna Sari Dewi, dalam konferensi pers, di aula PMI setempat, kemarin.

Ratna Sari mengatakan, alih distribusi darah oleh UDD PMI Banda Aceh ke UDD PMI Kabupaten Tangerang pada Januari-Februari 2022 dilakukan secara legal dan taat SOP.

Hal itu dilakukan karena persediaan darah di UDD PMI Banda Aceh aman dan berlebih serta untuk menghindari kedaluwarsa.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved