Internasional
Presiden Ukraina Sebut Komandan Pasukan Rusia Sakit Jiwa, Sekolah Juga Diserang
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (12/5/2022) malam mengutuk serangan pasukan Rusia ke sekolah.
SERAMBINEWS.COM, KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (12/5/2022) malam mengutuk serangan pasukan Rusia ke sekolah.
"Tentu saja, negara Rusia berada dalam keadaan sedemikian rupa, karena sekolah juga menajdi target serangan," katanya.
"Tapi apa yang bisa dicapai dengan menghancurkan sekolah-sekolah Ukraina? tanya.
"Semua komandan Rusia yang memberikan perintah seperti itu sakit jiwa dan tidak dapat disembuhkan lagi,” ujarnya.
Sementra, 12 rudal Rusia menghantam kilang minyak dan infrastruktur lainnya di pusat industri Ukraina tengah, Kremenchuk pada Kamis (12/5/2022).
Baca juga: Zelenskyy Tegaskan, Kami Akan Menang Tantang Peringatan Rusia Atas Kemenangan Perang Dunia II
Penjabat gubernur wilayah itu, Dmytro Lunin, menulis dalam sebuah posting Telegram, seperti dilansir AP, Jumat (13/5/2022).
Pada awal April, katanya, kilang, yang terakhir berfungsi penuh di Ukraina pada saat itu, dimatikan karena serangan.
Di pelabuhan selatan Mariupol, yang sebagian besar telah menjadi reruntuhan dengan sedikit makanan, air atau obat-obatan, pejuang Ukraina terus bertahan di pabrik baja Azovstal, benteng terakhir perlawanan di kota.
Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan negosiasi sedang berlangsung dengan Rusia untuk memenangkan pembebasan 38 pembela Ukraina yang terluka parah dari pabrik.
Dia mengatakan Ukraina berharap untuk menukarnya dengan 38 tawanan perang Rusia.(*)
Baca juga: Turki Tutup Wilayah Udara Untuk Pesawat Rusia, Tetap Fasilitasi Pertemuan Zelenskyy dengan Putin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/2803Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelenskyy.jpg)