Breaking News:

Amalan Puasa

Berikut Manfaat Puasa Syawal, Lengkap dengan Niat dalam Tulisan Arab dan Latin

Kalaupun saat Ramadhan ada hari-hari puasa yang tak dijalani, maka pahala puasa syawal tetap bisa didapat setelah utang puasa

Editor: Nur Nihayati
cheapumrahpackage.us
puasa syawal 

Kalaupun saat Ramadhan ada hari-hari puasa yang tak dijalani, maka pahala puasa syawal tetap bisa didapat setelah utang puasa
 

SERAMBINEWS.COM - Setelah puasa sebulan penuh di Bulan Suci Ramadhan kini giliran melakukan puasa sunah Syawal.

Puasa Syawal dikerjakan selama enam hari saja, boleh diselang boleh juga berturut-turut.

Berikut ini bacaan niat dan manfaat menjalankan puasa Syawal.

Pahala puasa Syawal menyamai pahala puasa satu tahun penuh.

Namun syaratnya harus melakukan puasa Ramadhan terlebih dulu selama sebulan penuh.

Kalaupun saat Ramadhan ada hari-hari puasa yang tak dijalani, maka pahala puasa syawal tetap bisa didapat setelah utang puasa tersebut lunas.

Setelah berpuasa Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk menjalankan puasa Syawal.

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa berpuasa selama enam hari di bulan Syawal akan mendapat ganjaran seperti berpuasa setahun.

Baca juga: Ustaz Hanan Attaki dan Muzammil Hasballah Isi Pengajian di Masjid HKL Banda Aceh, Catat Tanggalnya

Baca juga: Kualitas Keamanan Siber di Indonesia Dinilai Perlu Perbaikan Signifikan, Rangking 83 dari 160 Negara

Baca juga: Begini Prediksi Cuaca di Pesisir Timur dan Tengah Aceh, Potensi Terjadi Hujan Ringan dan Berawan

“Barang siapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun.” (HR Muslim).

Berikut ini manfaat puasa Syawal mengutip dari sumsel.kemenag.go.id:

1. Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan merupakan pelengkap sekaligus penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.

2. Menjalankan puasa Syawal seperti menjalankan shalat sunnah rawatib. Fungsinya yakni penyempurna kekurangan. Perbuatan fardhu akan dilengkapi dengan perbuatan sunnah di hari kiamat nanti.

3. Membiasakan puasa di bulan Syawal menandakan kemungkinan diterimanya puasa Ramadhan. Apabila Allah SWT menerima amal hamba-Nya, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya. Mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu menjadi tanda terkabulnya amal perbuatan pertama.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved