Berita Aceh Tamiang

Gawat! Wabah PMK di Aceh Tamiang Mulai Menyerang Kerbau, Tiga Ekor Ternak Mati di Kejuruanmuda

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkiti ternak kaki empat, dilaporkan kini mulai menyerang kerbau di Aceh Tamiang.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Dok Humas Pemkab Aceh Tamiang
Kadistanbunak Aceh Tamiang, Safuan menyuntikkan vitamin ke sapi yang terindikasi terjangkit PMK. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkiti ternak kaki empat, dilaporkan kini mulai menyerang kerbau di Aceh Tamiang.

Berdasarkan data yang dirilis Humas Setdakab Aceh Tamiang, terdapat tiga ekor kerbau yang mati pada Senin (16/5/2022) lalu.

Ketiga kasus kematian kerbau tersebut seluruhnya terjadi di Kecamatan Kejuruanmuda.

Secara keseluruhan, kasus PMK di Aceh Tamiang mengalami lonjakan drastis. Terhitung hingga Selasa (17/5/2022) malam, kasus ini telah menyerang 4.702 ekor sapi.

Lonjakan kasus ini diklaim diimbangi dengan angka kesembuhan yang juga bertambah.

Sejauh ini, sudah 1.109 ekor sapi yang dinyatakan sembuh, sehingga jumlah sapi sakit tersisa 3.593. Sementara kasus kematian masih 13 ekor.

Baca juga: Pemkab Imbau Warga Tak Panik dengan Wabah PMK, Kadistanpan: Semua Ternak Masuk Bener Meriah Diawasi

Sebelumnya, Pemerintah Kampung Blangkandis, Aceh Tamiang mengumpulkan peternak sapi sebagai antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Para peternak sapi ini dikumpulkan untuk mendengarkan langsung penjelasan dari Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh Tamiang tentang wabah PMK yang menyerang ternak kaki empat.

Datok Penghulu Kampung Blangkandis, Rusli mengatakan, dari pendataan diketahui di desanya terdapat 656 ekor sapi yang dimiliki 117 orang.

Seluruh peternak itu pun, disebutnya, hadir dalam sosialisasi yang dilangsungkan pada Selasa (17/5/2022) kemarin.

“Semuanya datang, kita undang untuk mendengarkan langsung penjelasan dari Distanbunak,” kata Rusli, Rabu (18/5/2022).

Rusli menerangkan, sosialisasi yang juga melibatkan dokter hewan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas ini atas inisiatif dirinya.

Baca juga: Kasus PMK di Aceh Barat Masih Nihil, Pemerintah Sigap Lakukan Pencegahan

Ia mengaku khawatir bila wabah PMK yang telah menyebar pada 10 kecamatan di Aceh Tamiang menjangkiti sapi di Blangkandis.

“Kebetulan di desa kami banyak peternak sapi. Saya terus berpikir bagaimana caranya biar ternak mereka aman, makanya saya kumpulkan saja semuanya,” urai dia.

Dalam kegiatan ini, tim Distanbunak Aceh Tamiang sempat mengecek kondisi sapi dan memberi vitamin terhadap sapi yang terindikasi terjangkit PMK.

“Alhamdulillah, dari 656 ekor sapi di sini, semuanya dinyatakan bebas PMK. Ada yang sakit, tapi bukan PMK,” ungkapnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved