Berita Aceh Selatan
Harga Sawit Hari Ini, Agen Pengumpul Kembali Beli TBS Kelapa Sawit dari Petani
Akhirnya sejak agen pengumpul (Ram) di Aceh Selatan kembali membeli TBS kelapa sawit dari petani dengan harga Rp 1.350/Kg
Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN - Setelah sempat dihentikan sementara pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Akhirnya sejak agen pengumpul (Ram) di Aceh Selatan kembali membeli TBS kelapa sawit dari petani dengan harga Rp 1.350/Kg.
"Sudah kita beli kembali. Ram yang kemarin tutup sementara sekarang sudah buka lagi. Hari ini harga sawit di tingkat Ram Rp 1.350/Kg," kata Sumardi, salah seorang agen pengumpul di wilayah Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (18/05/2022).
Seperti diberitakan sebelumnya, untuk menghindari kerugian yang lebih besar.
Baca juga: Harga Sawit Terjun Bebas di Simeulue, Petani Sawit Sangat Terpukul
Sebagian pedagang atau agen pengumpul tandan buah segar (TBS) kelapa sawit (Ram) di wilayah Kabupaten Aceh Selatan sejak Senin (16/05/2022) terpaksa menghentikan sementara pembelian.
Pasalnya, sejak beberapa hari terakhir ini harga TBS terus anjlok dan membuat sebagian pedagang merugi.
"Terakhir harga TBS Rp 1.500/Kg. Karena TBS terlalu menumpuk di Ram dan menghindari kerugian yang lebih besar terpaksa mulai hari ini ram kita tutup sementara," ungkap Sumardi, Senin (16/05/2022).
Saat ini, lanjutnya, harga TBS kelapa sawit di Aceh Selatan terus menurun dan jika para pedagang tetap memaksakan diri untuk membeli TBS dikhawatirkan akan mengalami kerugian yang semakin besar.
Baca juga: Harga tak Stabil, Agen Pengepul di Abdya tak Beli TBS Sawit Petani, Begini Keluhan Agen & Harapannya
"Penutupan sementara ram kita ini karena harga TBS semakin turun," ungkapnya.
Ditanya apakah Perusahaan CPO yang ada di Aceh Selatan dan di Subulussalam masih menampung TBS kelapa sawit dari masyarakat.
Sumardi mengaku masih, cuma karena harganya terus anjlok sebagian pemilik Ram terpaksa memilih menghentikan pembelian.
"Ini langkah untuk menghindari dari penurunan harga, sebab jika kita paksakan tetap membeli akan mengalami kerugian yang lebih banyak," pungkasnya.(*)
Baca juga: Hasil Labfor Keluar, Ini Penyebab Kebakaran Suzuya Mall Banda Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengepul-menyusun-tandan-buah-segar-kelapa-sawit-di-aceh-singkil.jpg)