Berita Banda Aceh
Listrik di Sebagian Besar Wilayah Aceh Padam, PLN Jelaskan Penyebabnya dan Minta Maaf
Malam ini, Rabu (18/5/2022), layanan listrik di sebagian besar wilayah Aceh terganggu, yakni mengalami pemadaman sejak pukul 20.15 WIB
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Malam ini, Rabu (18/5/2022), layanan listrik di sebagian besar wilayah Aceh terganggu, yakni mengalami pemadaman sejak pukul 20.15 WIB.
Daerah yang mengalami pemadaman listrik tersebut mencakup sebagian Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Aceh Barat hingga Aceh Barat Daya.
Menurut Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh, Ridhwan Saputra, pemadaman secara tiba-tiba tersebut disebabkan oleh gangguan sistem transmisi subsistem Aceh.
"Saat ini pertugas PLN terus berupaya menormalkan listrik kembali. Kamu mohon maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan dan memohon doa agar penormalan cepat selesai," ujar Ridhwan Saputra kepada Serambinews.com, Rabu (18/5/2022) malam di Banda Aceh.
Baca juga: Listrik di 5 Daerah di Aceh Terganggu, PLN Jelaskan Penyebabnya dan Minta Maaf
Sehari sebelumnya lima kabupaten/kota di Aceh juga mengalami pemadaman listrik, tapi penyebabnya berbeda.
Saat itu listrik mengalami pemadaman karena sedang dilaksanakan pemeliharaan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya 1 dan 2.
"Karena pemeliharaan di PLTU Nagan Raya 1 dan 2 ini sehingga tegangan tidak stabil dan mengakibatkan pemadaman di beberapa lokasi," terang Ridhwan pada Selasa.
Sehubungan dengan hal tersebut, kata Ridhwan, PLN Unit Induk Wilayah Aceh juga menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen atas gangguan pemadaman yang terjadi di sebagian wilayah Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Bireuen, Aceh Barat, dan Aceh Jaya pada Selasa (17/5/2022).
Baca juga: Warga Aceh Timur Adukan Masalah Listrik ke Haji Uma, Hingga Respon Cepat PLN
Saat ini, lanjut Ridhwan, petugas PLN terus berupaya menormalkan listrik kembali di sebagian wilayah Aceh.
"Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan dan juga memohon doa agar proses penormalan ini cepat selesai," demikian Ridhwan Saputra.
Sebelumnya, pada 14 dan 16 Mei lalu juga terjadi pemadaman yang direncanakan di sebagian wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
Hal itu, menurut Ridhwan Saputra, juga dalam rangka pemeliharaan dan perbaikan jaringan listrik sebagai upaya peningkatan keandalan pasokan tenaga listrik di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh. (*)
Baca juga: Sekjen Satgas Saber Pungli RI Irjen Pol Agung Makbul Ditepungtawari di Meulaboh, Ini Pesannya