Selasa, 5 Mei 2026

UAS Dideportasi Singapura, IKAT Aceh Ungkap Kekecewaan

Terkait kekecewaan ini, disampaikan Ketua IKAT Aceh Muhammad Fadhillah Lc, M.Us pada Serambinews.com, Kamis (19/5/2022). 

Tayang:
Editor: Syamsul Azman
Serambi on TV
Kolase foto UAS dengan Ketua IKAT Aceh Muhammad Fadhillah Lc M Us 

SERAMBINEWS.COM - Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh ungkap kekecewaan terhadap pemerintah Singapura karena mendeportasi Ustadz Abdul Somad (UAS) ketika melakukan kunjungan keluarga ke negara yang dikenal dengan Negeri Singa tersebut. 

Terkait kekecewaan ini, disampaikan Ketua IKAT Aceh Muhammad Fadhillah Lc, M.Us pada Serambinews.com, Kamis (19/5/2022). 

"Kami kecewa dengan sikap Pemerintah Singapura yang melakukan deportasi pada UAS, terutama bagi kita warga Aceh yang memiliki adat memuliakan tamu," katanya pada Serambinews.com.

Perlakuan Pemerintah Singapura pada UAS demikian diungkapkan Ketua IKAT Aceh sangat melukai hati rakyat Aceh. 

"Perlakuan demikian kepada UAS telah menyakiti hati rakyat Aceh, apalagi setiap tahunnya UAS selalu melakukan safari dakwah ke Serambi Mekkah," tambahnya. 

Baca juga: Prihatin Ditolak dari Singapura, Satire Before After Pilkada UAS ke Gubernur Riau Jadi Ramai

Ketua IKAT Aceh juga menyebut negara semestinya berbangga karena memiliki pendakwah seperti sosok UAS, sosok ulama sejuta umat yang terus memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. 

"Semestinya Pemerintah Indonesia berbangga dengan kehadiran sosok Ulama Sejuta Umat tersebut ditengah masyarakat, kehadiran beliau mencerdaskan umat," katanya. 

"Sikap Singapura seperti demikian bisa dianggap telah melanggar HAM dan terkesan islamofobia," ungkap Fadhillah. 

Untuk diketahui, kejadian tidak menyenangkan dialami dai kondang Indonesia UAS saat tiba di Singapura.

UAS beserta anak istri dan rombongannya diusir alias dideportasi dari Singapura pada Senin, (16/5/2022). 

Sebelum diusir, UAS diasingkan dalam sebuah ruangan sempit dan berkawat besi sebelum dirinya dideportasi kembali ke Indonesia.

Sementara anak istri dan lainnya dipisahkan di ruangan yang berbeda. 

Baca juga: Persaudaraan Alumni 212 akan Gelar Demo soal UAS di Kedubes Singapura, Polda Metro Jaya Beri Respons

UAS Kecewa

UAS sempat mengaku kecewa lantaran tidak mendapatkan penjelasan dari pihak imigrasi Singapura mengenai alasan dirinya dan keluarga tidak bisa masuk ke negeri itu. 

Menurut UAS, tidak hanya dirinya, seluruh warga Indonesia juga ingin mengetahui alasan penolakan tersebut. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved