Rabu, 22 April 2026

Konflik China Taiwan

Joe Biden Tegaskan Amerika Serikat Siap Berperang Jika China Nekat Menyerang Taiwan

Saat ditanya oleh seorang reporter di Tokyo apakah Amerika Serikat akan membela Taiwan jika diserang oleh China, Presiden menjawab: "Ya."

Editor: Eddy Fitriadi
AFP/ROBERTO SCHMIDT
Presiden AS Joe Biden. Joe Biden Tegaskan AS Siap Berperang Jika China Nekat Menyerang Taiwan. 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Joe Biden menegaskan Amerika Serikat (AS) akan melakukan intervensi militer apabila China ingin menyerang Taiwan.

Ini merupakan pernyataan Joe Biden paling kuat dan terbuka untuk mendukung Taiwan dalam beberapa dekade.

Demikian disampaikannya pada Senin (23/5/2022) selama kunjungan pertamanya ke Jepang.

Joe Biden mengatakan beban untuk melindungi pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu bahkan lebih kuat setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Saat ditanya oleh seorang reporter di Tokyo apakah Amerika Serikat akan membela Taiwan jika diserang oleh China, Presiden menjawab: "Ya."

"Itu komitmen yang kami buat," katanya.

Biden mengatakan AS setuju dengan kebijakan satu China. Bahkan AS telah menandatanganinya dan semua perjanjian yang dimaksudkan dibuat dari sana. "Tetapi gagasan bahwa, Taiwan dapat diambil dengan paksa, tidak tepat," terang Biden.

Biden menambahkan bahwa komitmen AS itu adalah harapannya bahwa peristiwa mengambil alih Taiwan dengan paksa tidak akan terjadi atau dicoba.

Biden melanjutkan, upaya mengambil alih Taiwan dengan paksa akan menghancurkan seluruh wilayah dan menjadi tindakan lain yang serupa dengan apa yang terjadi di Ukraina.

Komentar Biden tampaknya menyimpang dari kebijakan AS yang ada yang disebut ambiguitas strategis di Taiwan.

Namun, seorang pejabat Gedung Putih dengan cepat mengatakan setelah Biden membuat pernyataan bahwa tidak ada perubahan dalam kebijakan AS terhadap Taiwan.

"Seperti yang dikatakan Presiden, kebijakan kami tidak berubah," kata pejabat Gedung Putih, yang menolak disebutkan namanya.

Pejabat itu mengatakan, Biden hanya mengulangi Kebijakan Satu China AS dan komitmen AS untuk perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Gedung Putih mengatakan Biden juga menegaskan kembali komitmen AS di bawah Undang-Undang Hubungan Taiwan untuk memberi Taiwan sarana militer untuk mempertahankan diri.

Di bawah kebijakan Satu China, AS mengakui Beijing sebagai pemerintah China dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved