Kamis, 16 April 2026

Video

VIDEO Ukraina Tolak Gencatan Senjata hingga Hampir 100 Pasukan Ukraina Gugur Setiap Harinya

Pemerintah Ukraina menolak kesepakatan gencatan senjata dengan Rusia jika harus merelakan wilayahnya.

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Ukraina menolak kesepakatan gencatan senjata dengan Rusia jika harus merelakan wilayahnya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menyebut, perang dapat diselesaikan melalui jalan diplomasi.

Salah seorang pejabat menyebut, Rusia bahkan akan terus menyerang Ukraina dengan skala besar meski sepakat dilakukan gencatan senjata.

Hal itu diungkapkan oleh Penasihat Presiden Ukraina, Mykhaylo Podolyak.

Podolyak yang memimpin pembicaraan dengan Moskow mengatakan, kesepakatan semacam itu akan menjadi bumerang.

Menurutnya, konsesi akan mengarah pada serangan Rusia yang lebih besar dan lebih berdarah.

Bahkan, meski Ukraina setuju menyerahkan wilayahnya demi gencatan senjata, Podolyak yakin Rusia tak akan berhenti.

Alih-alih, Rusia akan membalas lebih keras setelah pertempuran dihentikan sementara waktu.

"Perang tidak akan berhenti. Itu hanya akan ditunda untuk beberapa waktu," kata Podolyak dalam sebuah wawancara dengan Reuters di kantor kepresidenan di Kyiv.

Ia menekankan, bahwa perundingan damai akan dijalankan jika Rusia sudahh menarik pasukannya dari Ukraina.

Podolyak juga menganggap aneh seruan baru-baru Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin dan Perdana Menteri Italia, Mario Draghi untuk segera melakukan gencatan senjata.

"Pasukan (Rusia) harus meninggalkan negara dan setelah itu dimulainya kembali proses perdamaian akan dimungkinkan,” tegas Podolyak.

Di sisi lain, Presiden Polandia, Andrzej Duda menawarkan dukungan Warsawa.

Ia mengatakan, masyarakat internasional harus menuntut penarikan penuh Rusia dan bahwa mengorbankan wilayah apa pun akan menjadi pukulan besar ke barat.

Andrzej menyebut, hanya Ukraina yang berhak memutuskan masa depannya.

Baca juga: LAPORAN LANGSUNG Satu Keluarga Asal Aceh Terdampar di Malaysia, Naik Boat Nelayan dari Panton Labu

Baca juga: VIDEO Tak Lengkap Dokumen, Dua Kapal Ikan Asal Nias Utara Diamankan Polairud Simeulue

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved