Senin, 4 Mei 2026

Pertamina: Mobil yang Terbakar di SPBU Batoh sudah Dimodifikasi dan Salah Isi Minyak

Mobil konsumen yang salah isi jenis BBM, kata Staleva Daulay, menjadi tanggungjawab pihak manajemen SPBU untuk mengeluarkan jenis SPBU yang salah isi

Tayang:
Editor: Amirullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh, menadamkan api yang membakar mobil Isuzu Panther BB 1904 BD yang terbakar di SPBU Batoh, setelah diduga salah mengisi jenis BBM dari solar ke pertalite, Selasa (24/5/2022). 

SERAMBINEWS.COM - Sales Branc Menejer I Pertamina Aceh, Staleva Daulay yang ditugasi Branc Menjer Pertanima Aceh, Soni Indro Prabowo, pada hari Rabu (25/5), meninjau kembali lokasi SPBU Batoh, yang mengalami kebaran satu unit mobil Panter, pada hari Selasa (24/5) kemarin, akibat salah isi jenis BBM.

Staleva Daulay mengatakan, dirinya datang ke SPBU Batoh pada pukul 10.00 WIB, untuk mengecek kembali kronologis terjadinya kebakaran satu unit mobil Panter di SPBU Batoh dan penanganan pengawasan cegah kebaran yang telah dilakukan pihak SPBU, dalam mengoperasionalkan SPBU nya melayani konsumen BBM.

Kedatangannya di SPBU Batoh, langsung diterima pemilik SPBU Batoh, Zamhur.

Zamhur selaku pemilik SPBU, menyambut kedatangan Sales Branc Menejer I Pertamina Aceh Staleva Daulay, ke dalam ruang kerjanya dan memberikan penjelasan serta memutar rekaman CCTV saat detik-detik, mobil Panter mau terbakar.

Staleva Daulay mengatakan, tindakan petugas pengisi BBM di SPBU Batoh, memindahkan mobil Panter dengan cara mendorong dan mematikan mesin yang salah isi jenis BBM, harusnya diisi bio solar (BBM subsidi), tapi terisi BBM jenis partelite, ke sebuah tempat yang jauh dari pompa BBM, sudah benar.

Baca juga: Viral Jenazah Guru Honorer Ditandu Sejauh 40 Km, Lewati Gunung dan Hutan Belantara, Jalan Rusak

Baca juga: George Soros Sebut Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Picu Perang Dunia Ketiga, Putin Harus Dikalahkan

Hal itu dilakukan untuk pengamanan sementara, agar tidak menganggu pengisian BBM untuk mobil lainnya.

Mobil konsumen yang salah isi jenis BBM, kata Staleva Daulay, menjadi tanggungjawab pihak manajemen SPBU untuk mengeluarkan jenis SPBU yang salah isi itu ke tempat lain, untuk diisi kembali jenis BBM yang sesui dengan jenis BBM yang dipakai mobil tersebut.

Dalam video rekanan CCTV SPBU yang kita lihat, ungkap Staleva Daulay, menjelang mobil Panter itu mau terbakar, pemilik atau sopir mobil Panter, tidak memberikan petugas tehnis SPBU Batoh, untuk menangani dan mengeluarkan BBM jenis pertalite yang salah isi kedalam tanki mobil Panter, tapi ia yang menanganinya sendiri.

Pada saat ia ingin mengeluarkan BBM jenis pertalite dari tangki mobil Panternya, ke dalam ember yang diberikan petugas SPBU Batoh, melalui pompa tarik yang ada di dalam mobil, beberapa menit, ia melakukan penanganan, muncul semprotan api dari pompa sedot minyak yang ada dalam mobil.

Pihak pertamina mengetahui, di dalam mobil Panter yang terbakar, terdapat satu unit pompa untuk mengeluarkan BBM dari tangki bawah mobil, setalah pihak kepolisian melakukan identifikasi, paska pemadam kebakaran memadamkan mobil Panter yang terbakar.

Baca juga: Daftar Tugas Khusus Luhut yang Diberikan Presiden Jokowi, Dijuluki Menteri Segala Urusan

Baca juga: Panther Terbakar di SPBU Batoh Gegara Salah Isi BBM

Untuk mobil Isuzu Panter yang standar, ungkap Staleva Daulay, di dalam ruang mobil bagian dalam tidak ada pompa tarik BBM dari atas mobil.

Tapi mobil Panter yang terbkar, kita temukan satu unit pompa sedot BBM dari dalam mobil. Ini artinya, mobil Panter ini sudah dimodifikasi, untuk mengeluarkan BBM dari tangki mobilnya, memasang satu unit pompa di dalam mobilnya.

Staleva Daulay mengatakan, kebaran dalam mobil terjadi, karena pemilik mobil atau sopir mobil Panter tersebut, tidak ahli mengeluarkan BBM yang salah isi dari dalam tangki bawah mobil melalui dari atas dalam mobil.

Seharusnya, kata Staleva Daulay, karena petugas SPBU salah isi jenis BBM, maka pihak manajemen pengawas SPBU Batoh yang bertanggungjawab untuk mengeluarkan, jenis BBM yang salah isi.

Tapi ketiga petugas pengawas SPBU, ingin mengeluarkan jenis BBM yang salah isi itu, pemilik atau sopir mobil Panter tidak mengizinkannya dan ia menanganinya sendiri, hinga menimbulkan kebaraan dalam mobilnya, tanggung jawab berikutnya kembali kepadanya.

Baca juga: Mobil yang Terbakar di SPBU Batoh, Ternyata Isuzu Panther yang Salah Isi Minyak

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved