Berita Lhokseumawe
Rentan Terserang Penyakit Saat Suhu Panas
Suhu panas melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan Bireuen menyebabkan orang rentan terserang penyakit
LHOKSEUMAWE - Suhu panas melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan Bireuen menyebabkan orang rentan terserang penyakit.
Terlebih, kondisi cuaca seperti ini diperkirakan akan berlangsung hingga Juni 2022 mendatang.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Lhokseumawe, dr Amroelloh kepada Serambi, Selasa (24/5/2022), menjelaskan, cuaca panas akibat sinar matahari yang terik sangat mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan daya tahan tubuh seseorang menurun sehingga seseorang mudah jatuh sakit dan lemah.
"Apalagi, kondisi musim panas dengan suhu ekstrim dan kondisinya berlangsung lama," ujarnya.
Lanjutnya, ada beberapa penyakit yang diakibatkan suhu panas tersebut seperti heatstroke yakni kondisi kesehatan berbahaya yang bisa menyebabkan kerusakan otak, organ tubuh, otot, serta kematian.
"Kondisi ini biasanya muncul akibat cuaca panas yang menyerang tubuh hingga suhu tubuh mengalami peningkatan sampai 40 derajat Celcius.
Orang yang terserang penyakit ini akan menimbulkan gejala seperti mengigau, napas tersengal-sengal, dan merasa kebingungan," paparnya.
Lalu, penyakit heat cramps atau kram.
Baca juga: Suhu Panas Landa Aceh Utara
Baca juga: Gelombang Suhu Panas Hantam Kanada, 69 Orang Tewas, Lansia dan Penyakit Bawaan Jadi Korban
Karena, panas merupakan kondisi di mana otot mengalami kejang menyakitkan setelah berolahraga intens saat suhu udara tinggi.
"Meski bukan gangguan kesehatan yang serius, akan tetapi kondisi heat cramps yang tidak segera ditangani bisa memicu penyakit lain seperti gangguan jantung," ujar Ketua IDI Lhokseumawe itu.
Selanjutnya, ungkap dr Amroelloh, penyakit jantung.
Temperatur udara yang meningkat ternyata dapat memengaruhi kondisi kesehatan jantung.
Hal ini disebabkan saat tubuh mengalami kelelahan akibat cuaca yang sangat panas, maka pernapasan akan mulai tersengal karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen.
Kondisi ini memaksa jantung untuk bekerja lebih keras.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-idi-kota-lhokseumawe-dr-amroelloh-3.jpg)