Rabu, 3 Juni 2026

Tim SAR Gunakan Drone hingga Kerahkan Penyelam, Hari Ketiga Pencarian Anak Ridwan Kamil

"Di hari ketiga pencarian lebih intensif yakni dengan boat search (perahu pencarian) serta menggunakan drone," kata Muliaman saat konferensi pers.

Tayang:
Editor: Nurul Hayati
Kompas.com/KBRI Bern via 20 Minuten
Media Swiss ikut memberitakan hilangnya putra Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz di Sungai Aaree. 

"Di hari ketiga pencarian lebih intensif yakni dengan boat search (perahu pencarian) serta menggunakan drone," kata Muliaman saat konferensi pers secara daring pada Sabtu (28/5/2022).

SERAMBINEWS.COM, - Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hilang terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis (25/5/2022) waktu setempat.

Masuk hari ketiga, Sabtu (28/5/2022), pencarian Eril, sapaan Emmeril terus dilanjutkan.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Swiss, Muliaman Hadad mengatakan di hari ketiga pencarian Eril, tim SAR menggunakan drone hingga rencana untuk menurunkan penyelam.

Ia mengatakan tim SAR yang terlibat adalah dari polisi sungai, polisi media, dan pemadam kebakaran

"Di hari ketiga pencarian lebih intensif yakni dengan boat search (perahu pencarian) serta menggunakan drone," kata Muliaman saat konferensi pers secara daring pada Sabtu (28/5/2022).

Pencarian akan dimulai pukul 08.30 waktu Swiss atau sekitar pukul 14.00 WIB hingga selesai dengan lokasi pencarian mencakup 8 kilometer.

"Waktunya nanti disesuikan dengan kondisi di lapangan," kata dia.

Baca juga: VIDEO Dubes RI di Swiss Sampaikan Update Terkini Proses Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare

Jika memungkikan tim SAR juga akan menurunkan penyelam untuk mencari Eril.

"Tentu saja penyelaman disesuaikan dengan situasi. Sebab kalau airnya keruh, karena danau dan sungai Aare ini airnya datang dari salju yang meleleh sehingga relatif dingin suhunya dan biasanya salju yang meleleh itu menghasilkan kristal berwarna putih yang kadang membuat warna air itu agak keruh dan menyulitkan penyelaman," tutur Muliaman.

Hari pertama gunakan drone thermal

Muliaman mengatakan pihak KBRI mendapatkan laporan terkait hilangnya warga negara Indonesia saat berenang di Sungai Aare pada Kamis (26/5/2022) sekitar pukul 11.24 waktu Swiss.

Diperkirakan Eril hanyut sekitar pukul 09.40 waktu setempat.

Di hari pertama, pihak otoritas menurunkan 20 orang tim SAR untuk pencarian darurat di sepanjang rute renang yang sesuai dengan laporan pengunjung.

Tim SAR juga menggunakan drone thermal yang memiliki sensor mendeteksi panas tubuh serta menyisir area darat tepian sungai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved