Berita Bireuen
Ternak Terserang PMK di Bireuen Bertambah
Ternak yang sakit bergejala PMK di Bireuen terus bertambah dari 816 ekor kini menjadi 840 ekor.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Jumlah ternak yang sakit bergejala PMK di Bireuen terus bertambah dari 816 ekor sudah menjadi 840 ekor.
Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen, drh Liza Rozana melalui Kabid Keswan, Kesmavet, Pengelolahan dan Pemasaran kepada Serambinews.com, Minggu (29/05/2022).
Disebutkan, jumlah ternak yang sakit dan positif PMK sebanyak 17 ekor, dari jumlah tersebut delapan ekor sudah sembuh, sementara sembilan ekor lainnya dalam proses pemulihan.
Ke seluruh ternak yang sakit tersebut berada di Kecamatan Jeunieb dan Jeunieb paling banyak ternak sakit hingga Sabtu (28/05/2022) tercatat sebanyak 269 ekor.
Selain itu, tambahnya jumlah ternak yang sakit bergejala secara klinis mengarah kepada PMK dua hari lalu tercatat 816 ekor dan data Sabtu (28/05/2022) sudah mencapai 840 ekor, ada penambahan 14 ekor.
Kecamatan paling banyak ternak khususnya sapi yang sakit yaitu Jeunieb 269 ekor, kemudian Juli (116), Simpang Mamplam (74), Jangka (56) dan Jeumpa (54). Seterusnya di Kecamatan Peusangan Selatan (44), Pandrah (43) dan Peusangan (43), Gandapura (34), Makmur (33), Peusangan Siblah Krueng (26), Kutablang (24), Kota Juang (11), Peulimbang (10), Kota Juang (11) dan Kuala dari satu ekor bertambah menjadi tiga ekor.
Sementara Samalanga dan Peudada menurut laporan tim keswan belum ada laporan ternak yang sakit. “Samalanga dan Peudada, Alhamdulillah belum ada ternak yang sakit,” ujarnya.
Sementara itu, jumlah ternak yang sembuh juga bertambah dari 94 ekor sudah mencapai 115 ekor.
Ternak yang sakit di Bireuen dapat dipastikan terkena PMK, Safrizal mengatakan, sampel darah tahap pertama seluruhnya positif PMK, sedangkan ternak yang sakit lainnya belum diperiksa sampelnya dan belum dapat dipastikan terkena PMK.(*)
Baca juga: Seluruh Sampel Sapi Sakit di Bireuen Positif PMK