Video
VIDEO Kecepatan Angin Kencang di Aceh Capai 40-55 knots Bisa Menimbulkan Kerusakan Parah
Kecepatan tersebut sangat berpotensi mengakibatkan ketinggian ombak 3-4 meter sehingga kegiatan pelayaran sangat berpotensi dibatalkan.
SERAMBINEWS.COM - Fenomena angin kencang terjadi di Provinsi Aceh, beberapa kerusakan terjadi dan membuat masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan diluar rumah.
Staf ahli BMKG Aceh, Andrean Simanjuntak mengatakan pada akhir minggu ini, observasi cuaca yang dilakukan oleh BMKG provinsi Aceh mencatatkan kecepatan angin sampai 40-55 knots (70-100 km/jam).
Baca juga: Angin Kencang Terbangkan Atap Dayah Mufadzal Al Aziziyah Gampong Pelanggahan
Kecepatan angin tersebut sanggup membuat beberapa pohon tumbang dan atap berterbangan serta membuat bangunan tinggi berpotensi rubuh.
Selain itu, kecepatan tersebut hampir menyamai kecepatan angin dari Siklon Tropis Seroja yang terjadi di Nusa Tenggara Timur pada tahun 2021 lalu.
Kecepatan tersebut sangat berpotensi mengakibatkan ketinggian ombak 3-4 meter sehingga kegiatan pelayaran sangat berpotensi dibatalkan.
Hal ini bisa saja terjadi dalam 1 - 2 hari karena masih ada potensi pertumbuhan awan cumulonimbus di barat Samudera Hindia.
Baca juga: Pohon Roboh sampai Tenda Hilang di Jalan Menuju Pelabuhan Ulee Lheue Usai Diterjang Angin Kencang
Fenomena Angin Geurutee yang ditemukan oleh kolaborasi penelitian USK dan Forecaster BMKG pada tahun lalu bisa saja terjadi kembali.
Fenomena Angin Geurutee terjadi pada pesisir barat Aceh Besar dan Aceh Jaya, mirip dengan angin Bahorok di Sumatera Utara, Barudu dan Brubu di Sulawesi, Kumbang Dan Gending di Jawa dan Wabraw di Biak.
Editor: T. Nasharul J