Internasional
Arab Saudi Catat 530 Kasus Baru Virus Corona dan Satu Kematian
Kerajaan Arab Saudi mengumumkan perkembangan terbaru kasus virus Corona pada Minggu (29/5/2022) sore.
SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kerajaan Arab Saudi mengumumkan perkembangan terbaru kasus virus Corona pada Minggu (29/5/2022) sore.
Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyatakan 530 kasus baru virus Corona kembali ditemukan.
Sehingga, jumlah total kasus virus corona di Kerajaan sejak pandemi Covid-19 naik menjadi 766.726 orang.
Pihak berwenang juga mengkonfirmasi satu kematian baru terkait Covid-19, sehingga jumlah total kematian menjadi 9.144 orang.
Dilansir ArabNews, Senin (30/5/2022), dari kasus baru, 155 dicatat di Riyadh, 148 di Jeddah, 60 di Dammam, 42 di Mekkah dan 35 di Madinah.
Beberapa kota lain masing-masing mencatat kurang dari 20 kasus baru virus Corona.
Baca juga: Arab Saudi Catat 408 Kasus Baru Virus Corona dan Tiga Kematian
Kementerian mengatakan dari kasus saat ini, 82 pasien masih berada dalam kondisi kritis.
Kementerian juga mengumumkan 532 pasien telah pulih dari Covid-19.
Sehingga jumlah total pemulihan di Kerajaan menjadi 751.177 orang.
Dikatakan sebanyak 6.405 kasus Covid-19 masih aktif.
Kementerian menambahkan 22.941 tes PCR dilakukan dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah totalnya menjadi lebih dari 42,5 juta.
Sementara, lebih dari 65,6 juta dosis vaksin Covid-19 telah diberikan sejak kampanye imunisasi Kerajaan dimulai, dengan hampir 25 juta orang divaksinasi penuh.
Baca juga: Arab Saudi Catat 1.210 Kasus Baru Virus Corona Dalam Dua Hari dan Lima Kematian
Kementerian, yang memiliki 587 pusat vaksin di seluruh negeri, mendesak orang yang belum menerima suntikan untuk mendaftar melalui aplikasi Sehhaty.
Di bawah slogan “Ini giliran kita,” kementerian terus meminta orang tua untuk mendaftarkan anak-anak mereka antara usia lima dan 11 tahun untuk vaksin.
Dengan harapan, akan melindungi mereka dari varian baru vitus Corona dan kemungkinan komplikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Vaksin-Covid-19-Astra-Zeneca-di-Arab-Saudi.jpg)