Harga Sawit
Sempat Murah, Harga Kelapa Sawit di Aceh Singkil Kembali Naik
Menurutnya terjadi selelisih pembelian kelapa sawit petani ditentukan oleh kualitas. Jika kualitas sawit baik, yaitu masaknya maksimal maka dibeli Rp
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil, kembali naik.
Dari sebelumnya Rp 1.450 naik menjadi Rp 1.650 per kilo di tingkat petani.
"Harga sawit naik Rp 1.600 sampai Rp 1.650 per kilo," kata Rahmat Hidayat pengepul kelapa sawit UD Ram Alwi Hutabarat di kawasan Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Senin (30/5/2022).
Menurutnya terjadi selelisih pembelian kelapa sawit petani ditentukan oleh kualitas. Jika kualitas sawit baik, yaitu masaknya maksimal maka dibeli Rp 1.650 per kilo.
Sedangkan yang kuliatasnya rendah dibeli Rp 1.600 per kilogram.
• Harga Kelapa Sawit Belum Terdongkrak
Naiknya harga sawit disambut gembira masyarakat Aceh Singkil, yang hampir 70 persen menggantungkan hidup dari kelapa sawit. Baik pemilik kebun, pemanen, pemupuk serta transportasi.
Sebab harga sawit naik akan menguntungkan petani. Bila petani untung biasanya berimbas ke pemanen yang turut mendapat tambahan rezeki di luar upah normal.
Petani berharap harga sawit bisa terus naik hingga tembus Rp 3.000 seperti terjadi pada Maret 2022. Sehingga perekomian masayarat Aceh Singkil bergairah.
Biasanya ketika sawit mahal, pasar dan warung kopi ramai oleh pembeli.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sawit-09.jpg)