Berita Abdya
Aduh! 17 Ekor Sapi di Abdya Terindikasi Terpapar PMK, Diduga Ditularkan Ternak Asal Luar Daerah
Sedikitnya sebanyak 17 ekor hewan ternak jenis sapi di Abdya diduga terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sedikitnya sebanyak 17 ekor hewan ternak jenis sapi di Abdya diduga terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Sebelumnya, pada 27 Mei lalu, di Desa Mata Ie,Kecamatan Blangpidie, juga diduga ada enam ekor hewan ternak mulai terserang penyakit berbahaya tersebut.
Namun, empat ekor di antaranya sudah sembuh setelah dilakukan penanganan oleh tim dari Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya.
Kabid Peternakan Distanpan Abdya, Laili Suhairi, SP mengatakan, bahwa indikasi PMK itu diduga hadir setelah adanya hewan ternak yang datang dari luar daerah.
“Sampai saat ini, ada 17 ekor. Namun, apakah ada bertambah, belum ada data terbaru karena lagi kita pantau,” sebutnya.
Untuk itu, pihaknya terus berupaya menanggulangi penyakit mematikan bagi hewan itu dengan cara memeriksa dan memberikan obat-obatan agar wabah itu tidak terus menyebar.
Baca juga: Cegah Penyebaran PMK, Polres Abdya Tingkatkan Patroli Rutin ke Kandang Ternak Warga
Dugaan sementara, serangan PMK yang dipantau oleh pihaknya ditemukan sebanyak dua ekor hewan ternak jenis sapi di kawasan Babahrot.
Selebihnya terjadi di Kecamatan Blangpidie yang juga menerpa hewan ternak jenis lembu atau sapi.
“Sudah ada empat ekor yang sembuh setelah dilakukan penanganan serius. Selebihnya terus kami berupaya memberikan tindakan terbaik dan mulai terlihat tanda-tanda sembuh,” urai dia.
“Untuk ternak jenis kerbau dan kambing di Abdya, masih belum ada yang ditemukan penyakit serupa. Baru lembu yang ada terlihat gejala mirip PMK,” pungkasnya.(*)