Video
VIDEO Berkunjung ke Lubang Buaya, Mengenang Pengorbanan Pahlawan Revolusi
Tempat bersejarah itu adalah Monumen Pancasila Sakti atau Museum Lubang Buaya yang berada di Cipayung, Jakarta Timur.
SERAMBINEWS.COM - Assalamualaikum Syedara Lon, hari ini tanggal 1 Juni adalah peringatan hari lahirnya Pancasila.
Jika Kamu berkunjung ke Jakarta, ada baiknya untuk mengunjungi monumen yang menjadi bukti kesaktian Pancasila bagi negeri ini.
Tempat bersejarah itu adalah Monumen Pancasila Sakti atau Museum Lubang Buaya yang berada di Cipayung, Jakarta Timur.
Tempat yang menjadi saksi bisu peristiwa pemberontakan G30S PKI ini dibangun di atas tanah 14,6 hektare dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 1 Oktober 1973, bertepatan dengan hari Peringatan Kesaktian Pancasila.
Di tempat ini terdapat sumur kecil berdiameter 75 centimeter dengan kedalaman 12 meter.
Sumur yang disebut sebagai sumur maut ini merupakan lokasi dibuangnya jasad tujuh pahlawan revolusi korban kebiadaban PKI.
Wilayah Lubang Buaya pada awalnya merupakan pusat pelatihan pasukan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Museum ini dibangun untuk mengenang dan menghormati Pahlawan Revolusi yang gugur di Lubang Buaya ini.
Secara spesifik, Monumen Pancasila Sakti dan Museum Lubang Buaya ini berlokasi di Jalan Monumen Pancasila Sakti No.1, RW.9, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Untuk menuju ke museum Lubang Buaya ini Kamu bisa menggunakan transportasi umum yakni bus dan kereta, juga dengan mobil pribadi maupun sepeda motor.
Di kompleks seluas 14,6 hektare ini terdapat beberapa bangunan dan benda-benda bersejarah yang merekam pemberontakan dan kebiadaban PKI.
Di antaranya, ada Monumen Pancasila Sakti yang merupakan inti dari kompleks museum Lubang Buaya.
Terdapat patung burung garuda dengan tujuh pahlawan revolusi di monument ini.
Lalu ada Museum Pengkhianatan PKI yang berisi diorama dan mosaik dari peristiwa pemberontakan PKI di Madiun pada 1948, Peristiwa pemberontakan G30S/PKI 1965, Dan juga sidang mahkamah militer luar biasa untuk tokoh PKI 1966-1967.
Ada juga Ruang Penyiksaaan PKI terhadap 6 Jenderal dan 1 Kapten TNI, dapur umum PKI, Pos Komando PKI, serta sumur maut tempat dibuangnya jasad para perwira TNI yang menjadi korban dari pemberontakan itu.