Rabu, 6 Mei 2026

Internasional

Garda Nasional Rusia Buru Putra Anggota Parlemen Inggris, Balas Dendam Kematian Komandan Chechnya

Pasukan Garda Nasional Rusia telah mengkonfirmasi seorang komandan Chechnya tewas dalam baku tembak berdarah dengan sukarelawan asing di Ukraina.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Screenshoot
Kendaraan militer Rusia hancur seusai diserang tentara bayaran Inggris dan AS di wilayah Khrakiv, Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Pasukan Garda Nasional Rusia telah mengkonfirmasi seorang komandan Chechnya tewas dalam baku tembak berdarah dengan sukarelawan asing di Ukraina.

Mereka menuduh putra seorang anggota parlemen Inggris sebagai salah satu yang bertanggung jawab.

Ben Grant, mantan Marinir Kerajaan Inggris berusia 30 tahun dan putra Helen Grant merupakan seorang anggota parlemen Konservatif.

Dia juga utusan khusus Perdana Menteri Boris Johnson untuk pendidikan anak perempuan.

Dilansir AP, Kamis (2/6/2022), Grant memutuskan bergabung dengan prajurit Inggris dan AS yang memerangi pasukan Rusia di Ukraina pada Maret 2022.

Dia memberi tahu media Inggris pada saat itu, merasa terdorong untuk bertindak setelah melihat rekaman pasukan Rusia mengebom sebuah rumah dan seorang anak berteriak.

“Saya hanya ingin memperjelasnya, sepenuhnya dari punggung saya sendiri, saya memutuskan untuk melakukan ini," ujarnya.

Baca juga: 3.043 Pasukan Militer Rusia Telah Gugur di Medan Perang Ukraina

"Saya bahkan tidak memberi tahu ibu saya, tetapi begitulah adanya, ”katanya.

Rekaman pertempuran itu viral di wilayah Kharkiv yang diterbitkan oleh The Daily Telegraph pekan lalu.

Memperlihatkan Grant dan sukarelawan Barat lainnya, bagian dari serangan balasan Ukraina untuk memaksa pasukan Rusia keluar dari wilayah itu.

Walaupun berada di bawah tembakan berat Rusia saat menyelamatkan sesama sukarelawan yang terluka.

"Kita harus bergerak sekarang atau kita akan mati!" Grant berteriak.

Video mengerikan itu, yang difilmkan oleh kamera yang dipasang di helm, menunjukkan saat membalikkan meja untuk menyergap kendaraan lapis baja Rusia.

Baca juga: Kejaksaan Ukraina Identifikasi 600 Tersangka Kejahatan Perang Rusia, Ada Militer hingga Politisi

Kemudian, menyerang dengan peluncur roket yang dipasang di bahu.

"Tembak sekarang!" seorang pria yang diidentifikasi sebagai Grant berteriak saat senjata ditembakkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved