Internasional

Pengungsi Afghanistan Terjebak di Hotel Turlock, California, Cari Tuan Tanah Tak Ketemu-Ketemu

Puluhan pengungsi Afghanistan yang lari negaranya masih terjebak di sebuah hotel di Kota Turlock, California, Amerika Serikat (AS).

Editor: M Nur Pakar
AP/Jose Luis Magana
Sejumlah pengungsi Afghanistan tiba di Bandara California, Amerika Serikat. 

Masuknya pengungsi Afghanistan baru-baru ini termasuk 2.900 orang yang dipindahkan ke kota-kota California Utara, termasuk dari Sacramento, San Jose dan Oakland, menurut Chronicle.

Turlock menerima 736 orang, yang sebagian besar telah menemukan perumahan permanen.

Zaher Rahman, anggota Turlock Islamic Center, mengatakan telah berbicara dengan beberapa pengungsi.
Dia mengatakan perumahan menjadi kebutuhan mereka yang paling mendesak.

Tetapi kurangnya transportasi juga menghalangi mereka untuk mulai bekerja dan memaksa mereka berjalan jauh untuk membeli bahan makanan.

Baca juga: Perpecahan Taliban Semakin Dalam, Wanita Afghanistan Menentang Perintah Burqa

Mereka perlu belajar bahasa Inggris dan merasakan tekanan karena tidak mampu membayar tagihan, katanya.

Beberapa telah dipisahkan dari anggota keluarga yang tinggal di Afghanistan.

Islamic Center berusaha membantu dengan mengumpulkan sumbangan dari masyarakat, kata Rahman.

Sekitar 85.000 warga Afghanistan dievakuasi ke Amerika Serikat setelah militer AS mundur dari Afghanistan.

Darby mengatakan tidak ada banyak persiapan untuk gelombang pengungsi ini.

Pemerintahan Trump menurunkan batas pemukiman kembali pengungsi menjadi 15.000 orang pada tahun 2021, yang mengakibatkan pemotongan program pengungsi.

Darby mengatakan staf IRC bekerja dengan lembaga pemerintah untuk mempercepat dokumen untuk mendapatkan nomor Jaminan Sosial bagi para pengungsi tetapi ada jaminan simpanan.

Baca juga: Pengungsi Afghanistan Bernasib Apes, Digusur Oleh Pengungsi Ukraina dari Rumah Pemerintah Jerman

Ketika keluarga dari negara lain datang ke Turlock dan Modesto melalui proses pemukiman kembali tradisional, banyak yang sudah memiliki kerabat di sini, atau sponsor sukarela.

Sehingga, akan dapat membantu mereka mendapatkan SIM, mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah dan belajar beradaptasi dengan lingkungan baru mereka.

Namun tidak demikian halnya dengan arus pengungsi yang tiba-tiba dievakuasi dari Afghanistan, datang tanpa ada kerabat atau keluarga.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved