Pemulihan Ekonomi
Percepat Pemulihan Ekonomi, Aceh Tamiang Bantu Puluhan Pedagang Kecil
Zulfiqar menjelaskan barometer keberhasilan ini terlihat dari persentase kemiskinan di Aceh Tamiang turun menjadi 13,0
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Puluhan pedagang kecil di Aceh Tamiang mendapat bantuan modal usaha dalam bentuk komoditi. Pemerintah daerah berharap bantuan ini bisa memacu percepatan ekonomi pasca-pandemi Covid-19.
Bantuan modal usaha ini disalurkan di Kantor Dinas Sosial Aceh Tamiang kepada 68 pedagang yang berasal dari 12 kecamatan di Aceh Tamiang, Sabtu (4/6/2022).
Masing-masing pedagang mendapat bantuan modal usaha dalam bentuk barang, misalnyua gula pasir, beras, sabun mandi dan lainnya.
“Bantuan yang disalurkan sengaja dalam bentuk barang, jadi pedagang yang menerima bantuan bisa langsung menjualnya,” kata Kepala Dinas Sosial, Zulfiqar.
• Melihat Kerajinan di Gampong Buket Teukuh, Warga Butuh Modal Usaha dan Pelatihan
Zulfiqar yang mewakili Bupati Aceh Tamiang, Mursil mengungkapkan bantuan ini hasil kerja sama dengan anggota DPRA Syamsuri. Kriteria pedagang yang menerima bantuan minimal sudah menjalankan usahanya dua tahun dan terdaftar di Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS).
“Jadi data pedagang ini dari TKS, artinya biar terkoordinir dan sesuai kriteria penerima manfaat,” ungkap Zulfiqar.
Dia menambahkan bantuan usaha ini bagian dari upaya Pemkab Aceh Tamiang dalam membantu perputaran ekonomi dari tingkat terendah. Program ini sudah dimulai Pemkab Aceh Tamiang setahun lalu dan sudah memberikan dampak positif bagi perekonomian di Aceh Tamiang.
Zulfiqar menjelaskan barometer keberhasilan ini terlihat dari persentase kemiskinan di Aceh Tamiang turun menjadi 13,0 persen dari sebelumnya 13,34 persen.
• Pelaku UMKM Butuh Modal Usaha tanpa Bunga?Pinjam di ACT Melalui WM-UMI, Kini Hadir di Aceh Selatan
“Alhamdulillah ada perubahan, untuk tingkat kabupaten angka kemiskinan kita terendah, secara umum kita urutan kelima terendah,” kata Zulfiqar.
Syamsuri menambahkan dukungan modal usaha ini untuk menghidupkan kembali warung kecil yang terancam mati akibat pandemi Covid-19.
Dia berharap pedagang mampu memaksimalkan bantuan ini agar lebih berkembang, sehingga bantuan serupa pada tahun depan bisa diberikan kepada pedagang lain.
“Paling tidak geliat ekonomi di masyarakat bisa berputar lagi, makanya sengaja bantuan ini tidak dalam bentuk uang,” kata Syamsuri.
Syamsuri menambahkan bantuan merupakan stimulan dan seterusnya akan menjadi prioritasnya.
“Konsern saya membantu kesejahteraan rakyat, harapan kita warung-warung ini bisa berkembang dan menjadi tonggak perekonomian kita,” kata Syamsuri.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pedagang-9393.jpg)