Kamis, 14 Mei 2026

Berita Abdya

Nelayan Minta Dinas Lakukan Pengerukan Muara Lhok Pawoh Manggeng Abdya

Akibat pendangkalan muara Lhok Pawoh, boat nelayan sulit keluar-masuk muara, dan harus menunggu air pasang.

Tayang:
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Boat nelayan di kawasan Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng berhenti sesaat menunggu air pasang naik akibat terjadi pendangkalan sebelum pergi melaut, Senin (6/6/2022) 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sejumlah nelayan di kawasan Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Aceh Barat Daya (Abdya) meminta dinas terkait melakukan pengerukan terhadap muara Lhok Pawoh.

Pasalnya, muara yang selama ini menjadi tempat nelayan untuk menyandarkan boatnya seusai pergi melaut, kini telah terjadi pendangkalan.

Akibatnya, boat yang berada dari dalam muara, tidak bisa keluar, begitu juga untuk boat ingin bersandar dan masuk ke muara, harus menunggu air pasang.

Salah seorang nelayan di kawasan Lhok Pawoh, Samsul meminta pemerintah segera turun tangan dan melakukan pengerukan terhadap muara Lhok Pawoh tersebut.

“Kami minta pemerintah segera turun tangan dan lakukan pengerokan di mulut muara tersebut,” ujar Samsul.

Jika tidak dilakukan pengerukan, sebutnya, maka dikhawatirkan boat nelayan akan rusak, dan terancam tidak pergi melaut.

 “Kalau kita paksa masuk bisa saja, tapi beresiko rusak lantai bawah boat, solusinya harus tunggu air naik atau air pasang,” sebutnya.

Ia mengaku, beberapa tahun lalu Muara tersebut sempat dilakukan pengerukan, dan bisa melintasinya boat-boat besar. Namun, akibat kencangnya angin dan ombak besar, sehingga terjadi penumpukan pasir ke darat. 

“Kalau solusi jangka panjang, mulut muara itu harus ditambah batu gajah sekitar 100 meter lagi ke laut, sehingga ketika ombak besar, pasirnya tidak terbawa ke darat,” pungkasnya. 

Tinjau Lokasi 

Sementara itu, kepala BPBK Abdya, Hafiddin ST saat dihubungi Serambinews.com mengaku, akan turun ke lokasi untuk melihat Muara Lhok Pawoh Manggeng tersebut.

“Insya Allah, persoalan ini sudah Abang sampaikan ke Kabid darurat, besok pagi turun lihat ke lokasi,” ujar kepala BPBK Abdya, Hafiddin ST.  

Hasil turun lapangan itu, sebutnya, akan dilaporkan untuk dibuat surat agar dilakukan pengerukan Muara tersebut.(*)

Baca juga: Geliat Ekonomi di PPI Lhok Pawoh, Sarapan Sambil Mancing hingga Ikan Marlin Seberat 105 Kilogram

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved