Berita Pidie Jaya

Bupati Pijay Buka Konsolidasi Satgas Percepatan Penurunan Stunting se-Aceh

pertemuan ini dapat melahirkan rekomendasi atau kesepakatan bersama  untuk menurunkan angka  prevalensi stunting di Aceh

Penulis: Idris Ismail | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Bin Abbas (dua kiri) memberikan piagam penghargaan kepada kepala Laboratorium Kesmas Litbangkes Kemankes RI Aceh, Dr Fahmi Ichwansyah MPd (dua kanan) yang didampingi kepala BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri MPd (kiri) dan Kepala Dinkes KB Pijay, Eddy Azwar SKM MKes (Kanan), Rabu (8/6/2022) usai acara Konsolidasi Satgas Percepatan Penurunan angka Stunting di Wisma Ananda Meureudu. SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL 

pertemuan ini dapat melahirkan rekomendasi atau kesepakatan bersama  untuk menurunkan angka  prevalensi stunting di Aceh

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEIREUDU - Bupati Pidie Jaya (Pijay) H Aiyub Abbas resmi membuka konsolidasi Satuan Tugas (Satgas) guna mempercepatnya penurunan angka Stunting.

Kegiatan ini dipusatkan di Aula Wisma Ananda Kota, Meureudu, Pijay, Rabu (8/6/2022). Dalam kegiatan ini turut dihadiri 23 perwakilan se- Aceh.

Bupati Pijay juga menyerahkan penghargaan kepada kepala Laboratorium Kesmas Litbangkes Kemankes RI Aceh, Dr Fahmi Ichwansyah MPd sebagai Lab pemeriksaan Covid-19 pertama bagi masyarakat Pidie Jaya pada awal-awal pandemi.

"Rangkain kegiatan ini sebagai komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting dengan bersama-sama baik Perkadis, DPD dan DPC IPeKB 23 Kabupaten/Kota, "sebut Bupati Pijay Aiyub Abbas  didampingi kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB), Eddy Azwar SKM MKes kepada Serambinews.com, Rabu (8/6/2022).

Menurut Abuwa sapaan akrab Aiyub Abbas pertemuan ini dapat melahirkan rekomendasi atau kesepakatan bersama  untuk menurunkan angka  prevalensi stunting di Aceh pada umumnya serta di Pijay sendiri dengan target penurunan angka 14 % pada  2024 nantinya.

Dari saat ini 24,4 persen dengan kolaborasi berbagai pihak termasuk sektor swasta.

'Saya yakin dengan komitmen bersama ini Pijay dapat menekan angka Stunting dengan maksimal," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala perwakilan BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri, MPd secara terpisah kepada Serambinews.com, Rabu (8/6/2022) mengatakan, BKKBN sangat  mengharapkan pertemuan ini akan menghasilkan deklarasi Meureudu yang merupakan titik awal upaya di provinsi Aceh dalam menurunkan angka stunting.

"Melalui aksi strategis RAN Pasti yang telah di susun selama ini, startnya di Pidie Jaya dalam percepatan prevalensi stunting nantinya,"jelasnya.

Sementara itu Kadinkes dan KB Pijay, Eddy Azwar SKM MKes kepada Serambinews.com, Rabu 8/6/2022) mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas kepercayaan BKKBN Aceh yang memilih Pijay sebagai lokasi hajatan acara Konsolidasi Satgas PPS se-Aceh.

"Pada intinya kami berkomitmen menurunkan angka Stunting hingga berada pada 14 persen di 2024, 
dengan pendekatan dan inovasi-inovasi yang dilakukan oleh OPD KB khususnya sesuai amanah Inpres no 72 tahun 2021," pungkasnya. (*)

Baca juga: Setiap Beraksi, Sindikat Curanmor Sumatera Utara Dimodali Rp 5 Juta

Baca juga: Tak Mampu Bayar Kontrakan, Seorang Ayah Terpaksa Ajak Istri & Bayi Baru Lahir Tidur di Emperan Toko

Baca juga: Bocah Aceh Tamiang yang Hanyut Saat Bermain Akhirnya Ditemukan Meninggal

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved