Berita Aceh Besar
Pasar Hewan Sibreh Ditutup Akibat Virus PMK, Pedagang Mengeluh: Ini Sumber Mata Pencaharian Kami
Pasar Hewan Sibreh Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar, ditutup pasca menyebar luas virus penyakit mulut kuku (PMK) di Aceh Besar
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Asnawi | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Pasar Hewan Sibreh Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar, ditutup pasca menyebar luas virus penyakit mulut kuku (PMK) di Aceh Besar.
Akibatnya, pedagang dan peternak mengeluh.
"Pasar hewan ditutup, sementara ini sumber mata pencaharian kami sebagai pedagang ternak," ujar Ibrahim, penjual ternak sapi di daerah itu.
Saat ini, kondisi Pasar Hewan Sibreh ditutup, mereka berdagang di jalan masuk ke Pasar Sibreh.
Baca juga: Ratusan Sapi di Aceh Timur Positif Wabah PMK, Kadisbunnak: Jangan Panik dan Jangan Jual Ternak Sakit
Lanjutnya, peternak menjual ternaknya di atas mobil pikap.
Menurut dia, Lebaran Idul Adha atau lebaran qurban sekitar sebulan lagi.
Mereka sangat berharap Pasar Hewan Sibreh ini bisa kembali normal, sehingga mereka bisa berdagang di pasar tersebut untuk mendongkrak perekonomian.
Dan, pemerintah Aceh agar segera memberikan obat-obatan untuk ternak masyarakat yang terkena virus PMK.(*)
Baca juga: Pantai Ulee Lheue Kembali Telan Korban, Remaja Cot Masjid Meninggal Terseret Arus, Begini Kronologis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasar-hewan-sibreh-aceh-besar_dampak-virus-pmk.jpg)