Minggu, 19 April 2026

Harga Cabai

Harga Cabai di Aceh Singkil Melambung di Tengah Produksi Menurun

Walau tidak dinikmati maksimal, karena produksi cabainya sudha turun. Namun naiknya harga membuat Safrizal semangat.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/DEDE ROSADI
Petani cabai di kawasan Ketapang Indah, Singkil Utara, panen cabai, Senin (13/6/2022) sore. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga cabai keriting di Kabupaten Aceh Singkil, melambung. Dari sebelumnya Rp 40 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilo di tingkat petani.

Sementara harga di pedagang eceran lebih tinggi lagi. Per kilo dijual Rp 70 ribu.

Safrizal petani cabai di kawasan Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, mengatakan harga cabai naik menjadi Rp 60 ribu per kilo terjadi dalam tiga hari terakhir.

Bikin Syok Ibu-ibu, Harga Cabai dan Bawah Merah di Pasar Sibreh Aceh Besar Capai Rp 60 Ribu/Kg

Sebelumnya ia menjual cabai dikisaran Rp 50 ribu. "Naiknya tiga hari ini," kata Safrizal, Senin (13/6/2023).

Sayangnya tanaman cabai milik Safrizal produksinya sudah menurun. Sebab telah melewati masa puncak panen.

"Produksinya sudah mau berakhir," ujarnya.

Walau tidak dinikmati maksimal, karena produksi cabainya sudha turun. Namun naiknya harga membuat Safrizal semangat.

Harga Cabai Merah di Pasar Lambaro Aceh Besar Hari Ini Capai Rp 100 Ribu/Kg, Begini Harga Bumbu Lain

Ini terlihat hingga menjelang senja dia masih bertahan di kebun untuk menanam cabai baru.

Selain menaman Bang Zal, sapaan akrabnya juga membuka lahan baru untik menambah luas tanaman cabainya.

Menurut petani, tingginya harga cabai cukup membantu di tengah melambungnya harga pupuk.

Petani berharap.harga pupuk turun, sehingga harga cabai tidak terlalu tinggi. Bila terlalu tinggi memberatkan konsumen di tengah sulitnya perekonomian dampak pandemi Covid-19.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved