Jumat, 24 April 2026

Internasional

Arab Saudi Tegaskan Jamaah Haji Harus Diimunisasi Lengkap dengan Vaksin Covid-19

Kerajaan Arab Saudi tetap mensyaratkan imunisasi lengkap dengan salah satu vaksin Covid-19 yang disetujui bagi yang berencana menunaikan ibadah haji t

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Jamaah haji Indonesia yang menjadi kloter pertama ke Arab Saudi diberikan bunga mawar, kurma dan botol air Zamzam saat kedatangan di Madinah, Sabtu (4/6/2022) 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kerajaan Arab Saudi tetap mensyaratkan imunisasi lengkap dengan salah satu vaksin Covid-19 yang disetujui bagi yang berencana menunaikan ibadah haji tahun ini.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan konfirmasi harus muncul, kurang dari 24 jam setelah otoritas Arab Saudi mengumumkan pencabutan berbagai tindakan pencegahan Covid-19.

Termasuk persyaratan untuk memakai masker wajah di tempat-tempat tertutup.

Kementerian menegaskan kembali semua yang akan menunaikan haji tahun ini harus telah menyelesaikan program imunisasi dengan salah satu vaksin Covid-19 yang disetujui oleh Otoritas Kesehatan Masyarakat.

Dilansir ArabNews, Selasa 914/6/2022), persyaratan vaksin ini tercantum dalam portal pendaftaran elektronik untuk Musim Haji 2022.

Dimana, akan menampung 1 juta jamaah haji dari seluruh dunia.

Baca juga: Arab Saudi Tutup Pendaftaran Jamaah Haji Lokal, Pemenang Akan Diundi

Terkait pencabutan tindakan pencegahan Covid-19, otoritas mengatakan orang tidak akan lagi diharuskan memakai masker di dalam ruangan.

Kecuali di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, fasilitas kesehatan. acara publik besar, pesawat terbang dan penyedia transportasi umum yang ingin menegakkan langkah-langkah tersebut.

Bukti vaksinasi pada aplikasi Tawakkalna tidak lagi diperlukan untuk memasuki perusahaan, acara, kegiatan, pesawat terbang, dan transportasi umum.

Namun, administrator dari setiap aktivitas, acara, atau penyedia transportasi umum yang ingin menerapkan tingkat perlindungan yang lebih tinggi dapat dikecualikan dari keputusan tersebut.

Dalam konferensi pers yang diadakan pada 1 Juni 2022 di ibukota Jordania Amman, Dr. Tawfiq Al-Rabiah,
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan ada banyak persyaratan untuk melakukan haji tahun ini.

Dia beralasan, keselamatan jamaah haji dan kepulangan mereka yang aman ke negara mereka tetap menjadi prioritas Kerajaan.

Baca juga: Yayasan Kanker Raja Hussein Jordania Dapat Suntikan Dana dari Arab Saudi, Bantu Pasien Kanker Suriah

Saat membuka pendaftaran haji tahun ini, kementerian menekankan prioritas akan diberikan kepada mereka yang belum pernah melakukan ritual sebelumnya.

Kementerian menambahkan mereka yang tidak sepenuhnya diimunisasi, sesuai status mereka pada aplikasi Tawakkalna, akan ditolak izin hajinya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved