Breaking News:

Berita Banda Aceh

Gubernur Aceh Ikuti Rakornas Wasin, Presiden Ingatkan Ancaman Krisis Pangan dan Energi 

Kita harus mempersiapkan langkah dan upaya strategis dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan krisis energi.

Penulis: Subur Dani | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT mengikuti pembukaan rapat koordinasi Pengawasan Intern (WASIN) pemerintah tahun 2022 secara virtual dari Ruang rapat kerja Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (14/6/2022). 

Kita harus mempersiapkan langkah dan upaya strategis dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan krisis energi.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEHGubernur Aceh Nova Iriansyah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern ( Rakornas Wasin) tahun 2022 di ruang kerja Meuligoe Gubernur Aceh

Kegiatan yang mengangkat tema Kawal Produk Dalam negeri untuk Bangsa Mandiri ini, digelar secara hibrid dan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, di Istana Negara Selasa (14/6/2022).

Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengingatkan seluruh kementerian dan lembaga yang mengikuti Rakornas Wasin untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam menghadapi ketidakpastian global yang berimbas pada krisis pangan dan krisis energi.

“Saat ini adalah situasi dunia sedang tidak mudah, tidak gampang.

Hal ini disebabkan oleh situasi ketidakpastian global. Kita harus mempersiapkan langkah dan upaya strategis dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan krisis energi.

Pangan harus dipersiapkan dengan baik, energi juga harus dipersiapkan,” ujar Presiden berpesan.

Baca juga: Dua Ekor Sapi Kembali Mati di Abdya, Diduga Terkena Penyakit Mulut dan Kuku

Baca juga: 8.857 Pesreta UM-PTKIN Pilih UIN Ar-Raniry

Terkait krisis pangan, Presiden melihat peluang bagi Indonesia untuk dapat mampu bertahan bahkan menjadi pemasok pangan dunia, karena Indonesia merupakan negara agraris.

“Krisis pangan harus kita lihat dalam dua sisi, yaitu sebagai ancaman dan sebagai peluang menjadi pemasok, karena wilayah Indonesia yang luas dan belum termanfaatkan dengan baik.

Jika kita manfaatkan dan berdayakan, maka ancaman krisis pangan justru menjadi peluang bagi kita” imbuh Jokowi.

Sementara itu, terkait Rakornas Wasin tahun ini, Preaiden mengingatkan seluruh pemangku kebijakan di pusat dan daerah untuk memperhatikan tiga hal penting dalam membelanjakan anggarannya.

“Belanja Pemerintah Pusat dan daerah harus memperhatikan 3 hal penting, yaitu memberi nilai tambah, mampu membangkitkan ekonomi dalam negeri, dan harus efisien.

Jangan sampai APBN kita yang sebesar Rp2.714 triliun dan APBD yang mencapai Rp1.192 triliun menguap ke luar, sebesar-besarnya harus dioptimalkan untuk dibelanjakan pada produk-produk dalam negeri,” tegas Presiden.

Presiden juga memerintahkan pemerintah daerah untuk segera membuat e-katalog lokal, karena hingga saat ini, dari total 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi, baru sebanyak 123 Pemda yang telah menayangkan e-katalog lokal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved