Breaking News:

Mihrab

Dibolehkan Bersedekah secara Terang-terangan

TIDAK dapat dipungkiri, di era kehidupan yang maju seperti saat ini selalu mengekspos segala aktivitas hidupnya di media sosial

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Wakil Sekretaris Jenderal DPP ISAD Aceh, Tgk Muhammad Farid Zuhri 

TIDAK dapat dipungkiri, di era kehidupan yang maju seperti saat ini selalu mengekspos segala aktivitas hidupnya di media sosial.

Banyak diantara mereka yang mengunggah hal-hal yang berkenaan dengan perasaan, kegiatan harian bahkan kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk bersedekah.

Di media sosial banyak berseliweran postingan yang memperlihatkan seseorang berbagi kepada para kerabat, sejawat, bahkan orang-orang baru yang belum mereka kenal sebelumnya.

“Belakangan begitu marak kita lihat mereka memberikan sedekah kepada orang lain secara terang-terangan, bahkan di ekspose ke laman media sosial pribadinya,” kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP ISAD Aceh, Tgk Muhammad Farid Zuhri.

Ia mengatakan, sedekah itu disetting sedemikian rupa, ketika mereka hendak memberikan sedekah kameramen pun harus sudah bersiap-siap untuk mengabadikan momen tersebut.

Mengenai persoalan ini, Tgk Farid mengutip surah Al-Baqarah ayat 271.

“Terdapat dalil tentang bersedekah secara terang-terangan, yang bisa kita jadikan acuan serta landasan dalam melaksanakan ibadah sedekah secara terang-terangan,” katanya, Tgk Farid mengatakan, dalam QS Al-Baqarah ayat 271 dapat disimpulkan bahwa Allah membolehkan manusia untuk melaksanakan sedekah secara terang-terangan kepada orang lain.

“Kalau bersedekah secara terang-terangan juga merupakan suatu kebaikan asalkan tidak disertai perasaan riya,” terang guru Dayah Darul 'Ulum Banda Aceh ini.

Baca juga: Hukum Sedekah Tapi Uang Pas-pasan dan Masih Punya Utang, Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Baca juga: SOSOK Pratu Dwi Miftahul Ahyar, Prajurit TNI AL Gugur Ditembak KKB Papua, Santun dan Gemar Sedekah

Namun apabila bersedekah dilakukan secara tersembunyi dan sasarannya itu adalah orang fakir yang benar membutuhkan, kata Tgk Farid, maka sedekah yang demikian jauh lebih baik.

“Bersedekah secara terang-terangan apalagi sedekah wajib (zakat) lalu kita perlihatkan dengan tujuan untuk memberi semangat serta motivasi kepada yang lain agar senantiasa gemar bersedekah, maka di situlah letak nilai baiknya,” ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved